Senin, 28 September 2026
05:30 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Lamashtu

Lamashtu

Lamashtu adalah makhluk berwujud wanita jahat yang paling menakutkan dalam mitologi Mesopotamia.[1] Makhluk ini digambarkan dengan sangat jelas di dalam ikonografi dan mitologi sebagai makhluk yang memiliki tingkah laku sebagai penghancur.[1] Di dalam literatur-literatur klasik, Lamashtu merupakan satu dari sekian banyak makhluk hibrid yang berasal dari keturunan Lamia, putri Belos dan ratu Libya.[2] Ia gemar menculik anak-anak dan karena sifat inilah ia menjadi makhluk yang paling ditakuti.[2] Di dalam tradisi Yunani, dikisahkan bahwa Zeus jatuh cinta kepada Lamia dan menghasilkan seorang anak dari hubungan mereka tersebut.[1]

Lamashtu dalam ukiran logam
Lamashtu dalam ukiran logam

Hera, istri Zeus, kemudian mencuri anak dari hasil hubungan Lamia dengan Zeus.[1] Akibat kejadian tersebut Lamia menjadi gila dan mencuri anak-anak lain yang dilihatnya.[1] Di dalam Vulgata, yaitu Alkitab berbahasa Ibrani yang telah diterjemahkan ke bahasa Latin, Lamashtu disamakan sebagai Lamia dalam wujud hantu malam.[1] Di Mesopotamia Lamashtu digambarkan memiliki ciri yang sama dengan Lilitu.[1] Lilitu adalah makhluk jahat wanita yang dipercaya mendatangi seluruh makhluk hidup pada waktu malam hari untuk mencari seorang laki-laki yang akan dikawininya.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris)Joan Goodnick Westenholz. 2004. Dragons, Monsters and Fabulous Beasts. Yerusalem: Bible Lands Museum. Hal. 21-22.
  2. 1 2 3 (Inggris)F.A.M. Wiggermann. 2000. Lamastu, Daughter of Anu, a Profile, dalam M. Stol. Birth in Babylonia and the Bible, Its Mediterranean Setting. Groningen. Hal. 217-252.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi Yunani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan