Sabtu, 07 November 2026
17:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Epipremnum

Epipremnum

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Epipremnum
250px-Epipremnum_pinnatum_leaves.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Epipremnum pinnatum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Subfamili: Monsteroideae
Tribus: Monstereae
Genus: Epipremnum
Schott
Sinonim[1]

Anthelia Schott 1863, homonim tidak sah, bukan Dumort. 1835

Artikel takson sembarang

Epipremnum adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Araceae, yang ditemukan di hutan tropis mulai dari Tiongkok, Himalaya, dan Asia Tenggara hingga Australia dan bagian barat Samudra Pasifik.[1][2][3] Tumbuhan ini adalah tumbuhan merambat hijau abadi yang memanjat dengan bantuan akar udara.[4] Tumbuhan ini sering disalahartikan dengan anggota Monstereae lainnya seperti Rhaphidophora, Scindapsus, dan Amydrium.

Semua bagian tumbuhan ini beracun, terutama karena adanya trikosklereid (sel tajam yang panjang) dan rafida. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga lebih dari 40 m (131 ft) dengan daun mencapai panjang 3 m (10 ft), namun ukurannya jauh lebih kecil jika ditanam dalam wadah. Tumbuhan ini, yang secara umum dikenal sebagai sirih gading atau *devil's ivy*, tergantung pada spesiesnya, biasanya ditanam sebagai tanaman hias di daerah beriklim sedang. Daun mudanya berwarna hijau cerah, sering kali dengan pola belang-belang tidak beraturan berwarna kuning atau putih. Mereka dapat menemukan pohon inang dengan menggunakan skototropisme.[5]

250px-Dragon-Tail_Plant_%28Epipremnum_pinnatum%29_6.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spadix dari Epipremnum pinnatum
250px-Money_Plant_%28Epipremnum_aureum%29_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Epipremnum aureum

Etimologi

Berasal dari bahasa Yunani ἐπί (di atas) dan πρέμνον (tunggul).[6]

Spesies

Catatan fosil

Tiga fosil biji dari †Epipremnum crassum telah dideskripsikan dari strata Miosen tengah di daerah Fasterholt dekat Silkeborg di Jutlandia Tengah, Denmark. Fosil spesies ini juga telah dilaporkan dari masa Oligosen dan Miosen di Siberia Barat serta Miosen dan Pliosen di Eropa.[7]

Referensi

  1. 1 2 Kew World Checklist of Selected Plant Families
  2. ↑ Govaerts, R. & Frodin, D.G. (2002). World Checklist and Bibliography of Araceae (and Acoraceae): 1-560. The Board of Trustees of the Royal Botanic Gardens, Kew.
  3. ↑ Flora of China Vol. 23 Page 14, 麒麟叶属 qi lin ye shu, Epipremnum Schott, Bonplandia (Hannover). 5: 45. 1857.
  4. ↑ RHS A-Z encyclopedia of garden plants. United Kingdom: Dorling Kindersley. 2008. hlm. 1136. ISBN 978-1405332965.
  5. ↑ Strong & Ray 1975.
  6. ↑ Quattrocchi, Umberto (2016-04-19). CRC World Dictionary of Medicinal and Poisonous Plants: Common Names, Scientific Names, Eponyms, Synonyms, and Etymology (5 Volume Set). CRC Press. ISBN 9781482250640.
  7. ↑ Friis, Else Marie (1985). "Angiosperm fruits and seeds from the Middle Miocene of Jutland (Denmark)" (PDF). Det Kongelige Danske Videnskaberne Selskab, Biologiske Skrifter. 24 (3): 1–165.

Bibliografi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan