Kamis, 29 Oktober 2026
16:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Epipremnum papuanum

Bagikan:
Epipremnum papuanum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Genus: Epipremnum
Spesies:
E. papuanum
Nama binomial
Epipremnum papuanum
Alderw.

Epipremnum papuanum adalah tumbuhan berbunga yang termasuk dalam genus Epipremnum, dan famili Araceae. Tumbuhan ini menunjukkan gaya pertumbuhan liana.

Distribusi

Tumbuhan ini merupakan tanaman asli pulau Nugini.[1][2]

Deskripsi

Ini adalah tanaman merambat menahun yang selalu hijau, yang memanjat struktur seperti pohon dengan bantuan akar udara, dengan daun tunggal atau majemuk menyirip (lihat glosarium morfologi daun) dan bunga di dalam spatha berwarna hijau, namun bunga-bunga ini biasanya tidak terlihat pada tanaman yang dibudidayakan karena tanaman tersebut tidak memiliki kondisi yang tepat untuk pertumbuhan.[3]

Referensi

  1. ↑ "Epipremnum papuanum Alderw. | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-19.
  2. ↑ "Epipremnum papuanum Alderw. - Encyclopedia of Life". eol.org. Diakses tanggal 2022-02-19.
  3. ↑ "Epipremnum papuanum | /RHS Gardening". www.rhs.org.uk (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2022-02-19.
Ikon rintisan

Artikel bertopik yang berkaitan dengan Araceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan