Senin, 28 September 2026
12:27 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Entente Cordiale

Entente Cordiale

Entente cordiale
250px-Entente_Cordiale_dancing.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kartu pos Prancis dari tahun 1904 yang menggambarkan Britannia dan Marianne sedang menari bersama. Hal ini melambangkan kerjasama baru di antara kedua negara.
Ditandatangani8 April 1904
Penandatangan Prancis
 Britania Raya
BahasaBahasa Prancis, Bahasa Inggris

Entente Cordiale (pengucapan bahasa Prancis: [ɑ̃tɑ̃tkɔʁdjal]) adalah sejumlah perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 8 April 1904 oleh Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia dan Republik Prancis Ketiga yang memperbaiki hubungan kedua negara tersebut.[1] Entente Cordiale mengakhiri permusuhan selama seribu tahun dan menggantikan modus vivendi yang berlaku semenjak berakhirnya Peperangan Era Napoleon pada tahun 1815 dengan perjanjian yang lebih resmi.[2] Entente Cordiale merupakan kebijakan menteri luar negeri Prancis Théophile Delcassé dari tahun 1898 yang meyakini bahwa hubungan kedua negara dapat mengamankan Prancis dari sistem persekutuan Jerman di Eropa Barat. Keberhasilan negosiasi merupakan pencapaian duta besar Prancis di London Paul Cambon dan sekretaris luar negeri Britania Lord Lansdowne.

Salah satu isi perjanjian yang paling penting adalah kebebasan bertindak untuk Britania di Mesir dan Prancis di Maroko (dengan ketentuan bahwa Prancis harus memperhatikan kepentingan Spanyol di situ). Pada saat yang sama, Britania menyerahkan Kepulauan Los (di dekat Guinea Prancis) kepada Prancis, menetapkan batas Nigeria yang menguntungkan Prancis, dan mengakui kendali Prancis atas Lembah Gambia Hulu, sementara Prancis mencabut hak perikanan eksklusifnya di Newfoundland. Selain itu, zona pengaruh Prancis dan Britania di Siam (yang tidak boleh dijajah) dijabarkan: wilayah timur yang bersebelahan dengan Indochina Prancis menjadi zona Prancis, sementara wilayah barat yang bersebelahan dengan Tenasserim di Burma menjadi zona Britania. Perjanjian-perjanjian ini juga dibuat untuk menenangkan persaingan Britania dan Prancis di New Hebrides.

Entente Cordiale mengurangi isolasi kedua negara. Satu-satunya sekutu Britania adalah Jepang (1902) yang tidak berguna dalam peperangan di Eropa; Prancis tidak memiliki teman selain Rusia yang akan rusak reputasinya akibat Perang Rusia-Jepang 1904–05. Perjanjian ini mengecewakan Jerman yang ingin agar Britania dan Prancis tetap saling bermusuhan. Upaya Jerman untuk menahan upaya Prancis di Maroko pada tahun 1905 (Insiden Tangier atau Krisis Maroko Pertama) malah memperkuat Entente ini. Perbincangan militer antara staf umum Prancis dan Britania pun dimulai. Solidaritas Prancis-Britania diperkuat oleh Konferensi Algeciras (1906) dan semakin diperkuat selama Krisis Maroko Kedua (1911).[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Margaret Macmillan, The War That Ended Peace: The Road to 1914 (2013) bab 6
  2. ↑ A.J.P. Taylor, The Struggle for Mastery in Europe, 1848-1918 (1954) hlm. 408-17
  3. ↑ "Entente Cordiale", Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online, Encyclopædia Britannica Inca, 2016, diakses tanggal 11 Februari 2016{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Entente cordiale.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Kekuatan besar
Aliansi
Tren
Perjanjian dan
kesepakatan
Peristiwa
Perang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan