Rabu, 30 September 2026
19:23 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Entekavir

Entekavir

senyawa kimia

Bagikan:
Entekavir
250px-Entecavir_structure.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Entecavir_ball-and-stick_model.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Pengucapan/ɛnˈtɛkəvɪər/ en-TEK-a-vir or en-te-ka-veer
Nama dagangAtevir, Baraclude, Entegard, Tecavir, TKV
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa605028
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Mulut
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitasn/a (≥70)[1]
Pengikatan protein13% (in vitro)
Metabolismetidak ada/nil
Waktu paruh eliminasi128–149 jam
EkskresiGinjal 62–73%
Pengenal
  • 2-Amino-9-[(1S,3R,4S)-4-hidroksi-3-(hidroksimetil)-2-metilidenesiklopentil]-6,9-dihidro-3H-purin-6-on
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.111.234 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC12H15N5O3
Massa molar277.279 g/mol
Model 3D (JSmol)
Titik leleh220 °C (428 °F) nilai entecavir monohidrat dan nilai minimal[2]
  • O=C2/N=C(\Nc1n(cnc12)[C@@H]3C(=C)/[C@H](CO)[C@@H](O)C3)N
  • InChI=1S/C12H15N5O3/c1-5-6(3-18)8(19)2-7(5)17-4-14-9-10(17)15-12(13)16-11(9)20/h4,6-8,18-19H,1-3H2,(H3,13,15,16,20)/t6-,7-,8-/m0/s1 N
  • Key:
    • YXPVEXCTPGULBZ-WQYNNSOESA-N
    • QDGZDCVAUDNJFG-FXQIFTODSA-N
     checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Entekavir (INN), disingkat ETV, adalah obat antivirus mulut yang digunakan untuk penanganan infeksi virus hepatitis B (HBV). Entekavir adalah penghambat transkriptase balik. Obat ini mencegah virus hepatitis B menggandakan diri dan mengurangi jumlah virus di dalam tubuh.[1]

Mekanisme

Entecavir adalah analog nukleosid,[3] atau lebih rincinya, Entecavir adalah analog deoksiguanosin yang menghambat transkripsi terbalik, replikasi DNA, dan transkripsi dalam proses replikasi virus.

Kegunaan

Entecavir digunakan untuk menangani infeksi hepatitis B kronis yang diderita dewasa dan anak berusia 2 tahun atau lebih dengan replikasi virus aktif dan bukti penyakit aktif.[1] Obat ini juga dipakai untuk mencegah reinfeksi HBV setelah transplantasi hati[4] dan menangani penderita HIV yang terinfeksi HBV. Entecavir tidak begitu aktif melawan HIV, tetapi tidak disarankan untuk penderita HIV-HBV tanpa regimen anti-HIV yang bekerja penuh[5] karena obat ini resisten terhadap lamivudin dan emtrisitabin dalam HIV.[6]

Pemakaian

Entecavir dikonsumsi saat perut kosong, sedikitnya 2 jam sebelum atau sesudah makan.[1]

Efek samping

Efek samping yang paling umum dari entecavir adalah sakit kepala, lelah, pusing, dan mual.[1] Efek samping lainnya adalah diare, dispepsia, muntah, somnolensi, dan insomnia.[1] Ketaknormalan klinis yang diakibatkan oleh perawatan menggunakan entecavis meliputi naiknya jumlah alanin transaminase (ALT) dan hematuria. Pasien disarankan menjalani pengawasan rutin fungsi hepatik dan hematologi.[1]

Uji klinis

Keampuhan klinis entecavir telah diteliti dalam berbagai pengujian acak, buta, dan multipusat. Entecavir mulut merupakan penanganan yang efektif dan lazim.[7]

Sejarah

  • 1992: SQ-34676 di Squibb sebagai bagian dari program virus anti-herpes[8]
  • 1997: BMS 200475 dikembangkan di institut penelitian farmasi BMS sebagai analog nukleosida antivirus à Pengujian aktivitas terhadap HBV, HSV-1, HCMV, VZV dalam garis sel; tidak ada atau sedikit sekali aktivitas melawan HIV atau influenza[9]
  • Aktivitas superior terhadap HBV mendorong penelitian BMS 200475, analog basanya dan enantiomernya melawan HBV dalam garis sel HepG2.2.15[9]
  • Perbandingan terhadap NA lainnya membuktikan pencegah (penghambat) HBV yang lebih selektif dalam bentuk Guanina NA[10]
  • 1998: Pencegahan polimerase hepadnavirus diujikan in vitro terhadap beberapa NA-TP[11]
  • Studi metabolisme membuktikan fosforilasi yang lebih efisien terhadap bentuk aktif trifosfat[12]
  • Penanganan model CHB selama 3 tahun mempertahankan efektivitas antivirus dan memperpanjang masa hidupnya tanpa adanya resistensi besar[13]
  • Efektivitas replikasi HBV resisten LVD in vitro[14]
  • Aktivitas superior terhadap LVD in vivo pada pasien HBeAg+ & HBeAg−[15][16]
  • Efektif bagi pasien CHB refraktori LVD[17]
  • Entekavir disetujui oleh FDA bulan Maret 2005.

Paten

Bristol-Myers Squibb adalah pihak pertama yang memegang paten Baraclude®, nama merek entekavir di Amerika Serikat dan Kanada. Paten Baraclude® kedaluwarsa tahun 2015.[18] Pada tanggal 26 Agustus 2014, Teva Pharmaceuticals USA mendapat persetujuan FDA untuk memproduksi tablet generik Baraclude® 0,5 mg dan 1 mg;[19] Hetero Labs mendapat persetujuan tanggal 21 Agustus 2015;[20] dan Aurobindo Pharma tanggal 26 Agustus 2015.[21]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 “BARACLUDE® (entecavir) Tablets for Oral Use & Oral Solution. U.S. Full Prescribing Information.” Bristol-Myers Squibb Company, 2005. Revised December 2013.
  2. ↑ The Merck Index (Edisi 14th). 2006. hlm. 613. ISBN 978-0-911910-00-1. {{cite encyclopedia}}: |title= tidak ada atau kosong
  3. ↑ Sims KA, Woodland AM (Desember 2006). "Entecavir: a new nucleoside analog for the treatment of chronic hepatitis B infection". Pharmacotherapy. 26 (12): 1745–57. doi:10.1592/phco.26.12.1745. PMID 17125436.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]Akses tertutup
  4. ↑ Fung J, Cheung C, Chan SC, et al, "Entecavir Monotherapy is Effective in Suppressing Hepatitis B Virus After Liver Transplantation," Gastroenterology, 2011, 141(4):1212-9.
  5. ↑ "Guidelines for the use of antiretroviral agents in HIV-1-infected adults and adolescents" (PDF). Panel on Antiretroviral Guidelines for Adults and Adolescents. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-11-01. Diakses tanggal 15 Maret 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ McMahon, Moira (21 Juni 2007). "The Anti-Hepatitis B Drug Entecavir Inhibits HIV-1 Replication and Can Select HIV-1 Variants Resistant to Antiretroviral Drugs". N Engl J Med. (356): 2614–2621. PMID 17582071. Diakses tanggal 15 Maret 2015.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Scott LJ, Keating GM. Diarsipkan 2011-10-08 di Wayback Machine..Drugs 2009;69(8):1003-1033. DOI:10.2165/00003495-200969080-00005.
  8. ↑ Slusarchyk, W. A., A. K. Field, J. A. Greytok, P. Taunk, A. V. Tooumari, M. G. Young, and R. Zahler. 4-Hydroxy-3-(hydroxymethyl)-2-methylcyclopentyl purines and pyrimidines, a novel class of anti-herpesvirus agents. Abstract from the Fifth International Conference on Antiviral Research. Antivir Res 1992.17(Suppl. 1):98
  9. 1 2 Bisacchi, G. S., S. T. Chao, C. Bachard, J. P. Daris, S. F. Innaimo, J. A. Jacobs, O. Kocy, P. Lapointe, A. Martel, Z. Merchant, W. A. Slusarchyk, J. E. Sundeen, M. G. Young, R. Colonno, and R. Zahler. BMS-200475, a novel carbocyclic 29-deoxyguanosine analog with potent and selective antihepatitis B virus activity in vitro. Bioorg. Med. Chem. Lett. 1997. 7:127–132
  10. ↑ Innaimo S F, Seifer M, Bisacchi G S, Standring D N, Zahler R, Colonno R J. Identification of BMS-200475 as a Potent and Selective Inhibitor of Hepatitis B Virus. Antimicrob. Agents Chemother. 1997. 41(7): 1444–1448
  11. ↑ Seifer, M., R. K. Hamatake, R. J. Colonno, and D. N. Standring. In vitro inhibition of hepadnavirus polymerases by the triphosphates of BMS-200475 and lobucavir. Antimicrob. Agents Chemother. 1998. 42:3200–3208
  12. ↑ Yamanaka, G., T. Wilson, S. Innaimo, G. S. Bisacchi, P. Egli, J. K. Rinehart, R. Zahler, and R. J. Colonno. Metabolic studies on BMS-200475, a new antiviral compound active against hepatitis B virus. Antimicrob. Agents Chemother. 1999. 43:190–193
  13. ↑ Colonno, R. J., E. V. Genovesi, I. Medina, L. Lamb, S. K. Durham, M. L. Huang, L. Corey, M. Littlejohn, S. Locarnini, B. C. Tennant, B. Rose, and J. M. Clark. Long-term entecavir treatment results in sustained antiviral efficacy and prolonged life span in the woodchuck model of chronic hepatitis infection. J. Infect. Dis. 2001.184:1236–1245
  14. ↑ Levine, S., D. Hernandez, G. Yamanaka, S. Zhang, R. Rose, S. Weinheimer, and R. J. Colonno. Efficacies of entecavir against lamivudine-resistant hepatitis B virus replication and recombinant polymerases in vitro. Antimicrob. Agents Chemother. 2002.46:2525–2532
  15. ↑ Chang, T. T. A comparison of entecavir and lamivudine for HBeAg-positive chronic hepatitis B. N. Engl. J. Med. 2006. 354:1001–1010
  16. ↑ Lai, C. L. et al. Entecavir versus lamivudine for patients with HBeAg-negative chronic hepatitis B. N. Engl. J.Med. 2006. 354:1011–1020.
  17. ↑ Sherman, M., C. Yurdaydin, J. Sollano, M. Silva, Y. F. Liaw, J. Cianciara, A. Boron-Kaczmarska, P. Martin, Z. Goodman, R. J. Colonno, A. Cross, G. Denisky, B. Kreter, R. Hindes, and the AI463026 Behold Study Group. Entecavir for the treatment of lamivudine-refractory, HBeAg-positive chronic hepatitis B. Gastroenterology 2006. 130:2039–2049.
  18. ↑ "Orange Book: Approved Drug Products with Therapeutic Equivalence Evaluations". www.accessdata.fda.gov. Diakses tanggal 2015-08-29.
  19. ↑ "Orange Book: Approved Drug Products with Therapeutic Equivalence Evaluations". www.accessdata.fda.gov. Diakses tanggal 2015-08-29.
  20. ↑ "Orange Book: Approved Drug Products with Therapeutic Equivalence Evaluations". www.accessdata.fda.gov. Diakses tanggal 2015-08-29.
  21. ↑ "Orange Book: Approved Drug Products with Therapeutic Equivalence Evaluations". www.accessdata.fda.gov. Diakses tanggal 2015-08-29.

Pranala luar

Antivirus untuk virus DNA (terutama J05, juga S01AD dan D06BB)
Baltimore I
Herpesvirus
Penghambat
sintesis DNA
Diaktivasi TK
Analog Purin
Analog Pirimidin
Tidak diaktivasi TK
Lainnya
HPV/MC
Vaccinia
Poxviridae
Hepatitis B (VII)
Berbagai/umum
Penghambat asan Nukleat
Interferon
Berbagai/tidak diketahui
#WHO-EM  · ‡Ditarik dari pasaran  · Uji klinis: (†Fase III  · §Tidak masuk fase III)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan