Minggu, 01 November 2026
05:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Emigrasi Tionghoa

Emigrasi Tionghoa

Komunitas keturunan Tionghoa yang tinggal diluar negara Tiongkok

Bagikan:
"Diaspora Tionghoa" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Tionghoa perantauan.
Emigrasi Tionghoa

330px-Brooklyn_Chinatown.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Toko grosir khas di 8th Avenue di salah satu Pecinan Brooklyn (布鲁克林華埠), Long Island, New York, AS. Berbagai Pecinan yang berada di New York City berada di Queens (法拉盛華埠), Manhattan (紐約華埠), dan Brooklyn menjadi enklave perkotaan tradisional, karena imigrasi Tionghoa berskala besar terjadi di New York,[1][2][3][4] dengan populasi Tionghoa metropolitan terbesar di luar Asia,[5] yang meliputi sekitar 812,410 pada 2015.[6]
330px-ChineseMigration003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Migrasi Tionghoa dari 1800an sampai 1949

Arus emigrasi Tionghoa (juga dikenal dengan sebutan diaspora Tionghoa) terjadi sepanjang sejarah. Emigrasi masaal yang dikenal sebagai diaspora Tionghoa, terjadi dari abad ke-19 sampai 1949, utamanya disebabkan oleh perang dan kelaparan di Tiongkok daratan, invasi dari berbagai negara asing, serta masalah yang diakibatkan dari korupsi politik. Kebanyakan imigran adalah petani buta huruf dan buruh manual, yang disebut "kuli" (Hanzi:苦力; Pinyin:kǔ lì; harfiah: 'Buruh Keras'), yang beremigrasi untuk bekerja di negara-negara seperti Amerika, Australia, Afrika Selatan, dan Asia Tenggara.

Menurut buku Lynn Pan Sons of the Yellow Emperor, emigrasi kuli Tionghoa dimulai setelah perbudakan dihapuskan di seluruh kawasan yang diduduki oleh Inggris. Menghadapi penyusutan tenaga manusia, para pedagang Eropa memutuskan untuk mengganti para budak Afrika dengan para buruh dari Tiongkok dan India. Seorang penanam Guiana Britania menyatakan soal alasannya memilih para buruh Tionghoa: "fisik kuat mereka, keuletan mereka untuk menghasilkan uang, kerja keras mereka dari bayi".

Diaspora Tionghoa adalah orang-orang dengan keturunan Tionghoa yang tinggal di luar Tiongkok yang merupakan diaspora terbesar di dunia. Terdapat 45 juta jiwa diaspora Tionghoa yang tinggal di dunia.

Catatan

  1. ↑ "Yearbook of Immigration Statistics: 2013 Supplemental Table 2". U.S. Department of Homeland Security. Diakses tanggal 14 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Yearbook of Immigration Statistics: 2012 Supplemental Table 2". U.S. Department of Homeland Security. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-22. Diakses tanggal 14 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Yearbook of Immigration Statistics: 2011 Supplemental Table 2". U.S. Department of Homeland Security. Diakses tanggal 14 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ John Marzulli (9 Mei 2011). "Malaysian man smuggled illegal Chinese immigrants into Brooklyn using Queen Mary 2: authorities". New York: New York Daily News. Diakses tanggal 14 April 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Chinese New Year 2012 in Flushing". QueensBuzz.com. 25 Januari 2012. Diakses tanggal 14 April 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "SELECTED POPULATION PROFILE IN THE UNITED STATES 2015 American Community Survey 1-Year Estimates New York-Newark, NY-NJ-CT-PA CSA Chinese alone". United States Census Bureau. Diakses tanggal April 2, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

 Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari situs web atau dokumenLibrary of Congress Country Studies.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Emigration from China.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan