Sabtu, 03 Oktober 2026
22:57 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Elitisida

Elitisida

Bagikan:
250px-Anti-Hargeisa_secession_%26_anti_eliticide_protest_in_Las_Anod.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merupakan pembunuhan terhadap kelompok pemimpin terpelajar dan rohaniawan dimana Kejadian ini biasanya menjadi awal dari Dino sudah untuk melakukan kemungkinan gerakan perlawanan terhadap perilaku titik elittisida terjadi pada genosida Armenia pendudukan Jerman sosial di Polandia sudah Kamboja Gino sudah Esa secara merah boleh sakit di Rusia dan beberapa elit tidak saat perang Yugoslavia.

Elitisida adalah "pembunuhan terhadap kelompok pemimpin, terpelajar, dan rohaniawan." Kejadian ini biasanya menjadi awal dari genosida untuk melumpuhkan kemungkinan gerakan perlawanan terhadap pelaku. Elitisida terjadi pada genosida Armenia, pendudukan Jerman-Soviet di Polandia, genosida Kamboja, genosida Isaaq,[1] Teror Merah Bolshevik di Rusia, dan beberapa elitisida saat Perang Yugoslavia.[2] Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1992 oleh reporter Inggris, Michael Nicholson untuk mendeskripsikan pembantaian Bijeljina di Bosnia dan Herzegovina:[3] saat Perang Bosnia, suku Serbia lokal menunjuk orang-orang Bosnia terkemuka untuk dibunuh oleh tentara Serbia.[4][5]

Elitisida juga terjadi saat adanya revolusi politik yang didukung oleh rakyat dan menargetkan elit penguasa yang telah digulingkan, dibandingkan oleh kelompok kecil dan terdiskriminasi, seperti kasus genosida di atas. Misalnya, saat revolusi Prancis, para revolusioner mengeksekusi anggota dari Rezim Kuno feodal dengan penggunaan guillotine.

Lihat juga

Referensi

Kutipan sebaris

  1. ↑ Pakulski 2016, hlm. 40.
  2. ↑ Totten & Bartrop 2008, hlm. 129.
  3. ↑ Gratz 2011, hlm. 409–410.
  4. ↑ Totten & Bartrop 2008, hlm. 130.
  5. ↑ Bartrop & Jacobs 2014, hlm. 2232.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan