Rabu, 07 Oktober 2026
16:10 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Echinoderma asperum

Echinoderma asperum

Bagikan:
Echinoderma asperum
250px-Lep.asp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Fungi
Divisi: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo: Agaricales
Famili: Agaricaceae
Genus: Echinoderma
Spesies:
E. asperum
Nama binomial
Echinoderma asperum
(Pers.) Bon (1991)
Sinonim

Lepiota aspera (Pers.) Quel. (1886)
Lepiota friesii (Lasch.) Quel. (1872)
Lepiota acutesquamosa (Weinm.) P. Kumm. (1871)
Lepiota acutesquamosa var. furcata Kühner (1936)
Cystolepiota aspera (Pers.) Bon (1978)

Echinoderma asperum
Karakteristik mikologi
Insang pada himenium
Tudung membundar telur atau menggenta
Himenium bebas
Tangkai memiliki cincin
Tumpukan spora berwarna putih
Ekologi berupa mikoriza
Edibilitas: tidak direkomendasikan

Echinoderma asperum adalah spesies jamur dalam famili Agaricaceae yang termasuk ke dalam ordo Agaricales. Jamur ini sebelumnya dikenal dengan nama Lepiota aspera sebelum direvisi dan dimasukkan ke dalam genus Echinoderma oleh Marcel Bon pada tahun 1991.[1]

Deskripsi

Echinoderma asperum menghasilkan tubuh buah berbentuk payung dengan tudung berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, ditutupi sisik-sisik kasar yang kontras dengan warna dasar yang lebih pucat. Diameter tudung dapat mencapai 10–15 cm. Lamellae berwarna putih dan tidak menyatu dengan batang. Batangnya silindris, memiliki cincin, dan sering kali berornamen serupa sisik seperti pada tudung.

Spora berwarna putih dalam cetakan spora, dan berbentuk lonjong-mikroskopik. Jamur ini memiliki bau khas yang agak tajam atau tidak sedap.[2]

Habitat dan distribusi

Jamur ini biasa ditemukan tumbuh secara soliter atau berkelompok kecil di tanah hutan gugur dan campuran, sering kali dekat dengan bahan organik seperti serasah daun. Ditemukan di berbagai wilayah Eropa dan Amerika Utara.[3]

Status dan toksisitas

Echinoderma asperum bukan jamur konsumsi umum dan beberapa sumber menyatakan dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan jika dikonsumsi mentah atau tidak dimasak dengan benar. Oleh karena itu, jamur ini tidak direkomendasikan untuk dimakan.[4]

Taksonomi

Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Christiaan Hendrik Persoon pada tahun 1793 sebagai Agaricus asper dan telah mengalami berbagai revisi nama. Nama genus saat ini, Echinoderma, merujuk pada permukaan tudung yang kasar atau berduri (dari bahasa Yunani "echinos", berarti landak).

Referensi

  1. ↑ Bon, M. (1991). *Les espèces européennes du genre Echinoderma*. Bulletin de la Société Mycologique de France, 107(1), 1–15.
  2. ↑ Phillips, R. (2006). *Mushrooms*. Pan Macmillan. hlm. 82.
  3. ↑ Kibby, G. (2006). *Mushrooms and Toadstools of Britain and Europe*. Gartman Books. hlm. 44.
  4. ↑ Kuo, M. (2006). Echinoderma asperum. Retrieved from MushroomExpert.com: https://www.mushroomexpert.com/echinoderma_asperum.html

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan