Jumat, 23 Oktober 2026
04:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Wuku

Wuku

halaman disambiguasi Wikimedia

Bagikan:
Untuk nama tokoh, lihat Pawukon.
page1-250px-Add._12338_Pawukon%2C_1807.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wuku atau buku Pawukon, koleksi dari British Library, tahun 1807

Wuku adalah bagian dari suatu siklus dalam penanggalan Jawa dan Bali yang berumur tujuh hari (satu pekan). Siklus wuku berumur 30 pekan (210 hari), dan masing-masing wuku memiliki nama tersendiri. Perhitungan wuku (bahasa Jawa: pawukon) masih digunakan di Bali dan Jawa, terutama untuk menentukan "hari baik[1]" dan "hari buruk[2]" serta terkait dengan weton / nepton. Weton dalam bahasa Bali disebut oton/otonan. Seorang bayi yang berusia 1 siklus wuku (210 hari) disebut 1 oton.

Ide dasar perhitungan menurut wuku adalah bertemunya dua hari dalam sistem pancawara (pasaran) dan saptawara (pekan) menjadi satu. Sistem pancawara atau pasaran terdiri dari lima hari, sedangkan sistem saptawara terdiri dari tujuh hari. Dalam satu wuku, pertemuan antara hari pasaran dan hari pekan sudah pasti, misalkan hari Sabtu Pon terjadi dalam wuku Wugu. Menurut kepercayaan tradisional orang Bali dan Jawa, semua hari-hari ini memiliki makna khusus.

Sejarah

Perhitungan pawukon atau wuku biasanya orang jawa menyebutnya, termasuk dalam perhitungan Primbon Jawa dan sangat dibutuhkan dalam setiap almanak Jawa pada masa lalu maupun masa sekarang; ibaratnya almanak jawa tanpa pawukon seperti sayur tanpa garam rasanya hambar atau cemplang orang jawa bilang.

Para leluhur orang jawa zaman dulu dalam menghitung primbon dengan bermacam-macam cara, termasuk salah satunya pawukon yang dirasa sangat perlu. Perhitungan ini digunakan untuk menjauhkan diri dari segala malapetaka atau sangkala (kala), serta untuk mendekatkan pada keselamatan, dan nyatanya memang semua orang membutuhkan hal yang demikian ini. Sampai dengan sekarang perhitungan primbon Jawa masih digunakan olah orang jawa, walaupun sudah tidak banyak yang paham apa itu pawukon atau wuku.

Daftar wuku

Nama-nama wuku yang tiga puluh didasarkan pada suatu kisah mengenai suatu kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Watugunung. Raja ini beristri Sinta dan memiliki 27 anak.[3] Nama-nama semua tokoh inilah yang menjadi nama-nama setiap wuku. Setiap wuku dijaga oleh seorang dewa pelindung, memiliki pohon simbolik, hewan simbolik, tipe rumah (gedhong), candra ("penciri"), perlambang (dinyatakan dalam suatu peribahasa), ruwatan-nya (sedekah untuk menolak bala), kala sial (sengkala bilahi, situasi yang membawa petaka), dan dunung (arah mata angin yang membawa sial). Satu wuku terdiri dari 7 hari, misalnya untuk wuku Sinta: dari hari Minggu pahing sampai Sabtu Pon. Sehingga rentang 30 wuku meliputi waktu 210 hari.[4]

Nama Wuku
Nomor Wuku Jawa Wuku Bali Catatan
1 Sinta Batara Yama (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
2 Landep Batara Mahadewa (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
3 Wukir Ukir Batara Mahayakti (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
4 Kurantil Kulantir Batara Langsur (Ahad Pon - Sabtu Wage)
5 Tolu Tulu Batara Bayu (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
6 Gumbreg Batara Candra (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
7 Warigalit Wariga Batara Asmara (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
8 Warigagung Warigadian Batara Maharesi (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
9 Julungwangi Julangwangi Batara Sambu (Ahad Pon - Sabtu Wage)
10 Sungsang Batara Gana Ganesa (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
11 Galungan Dungulan Batara Kamajaya (Ahad Pahing - Sabtu Pon) Pada minggu ini, jatuh hari raya Galungan pada hari Rabu-Kliwon
12 Kuningan Batara Indra. (Ahad Wage - Sabtu Kliwon) Pada minggu ini, jatuh hari raya Kuningan pada hari Sabtu-Kliwon.
13 Langkir Batara Kala (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
14 Mandasiya Medangsia Batara Brahma (Ahad Pon - Sabtu Wage)
15 Julungpujut Pujut Batara Guritna (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
16 Pahang Batara Tantra (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
17 Kuruwelut Krulut Batara Wisnu (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
18 Marakeh Merakih Batara Suranggana (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
19 Tambir Batara Siwa (Ahad Pon - Sabtu Wage)
20 Medangkungan Batara Basuki (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
21 Maktal Batara Sakri (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
22 Wuye Uye Batara Kowera (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
23 Manahil Menail Batara Citragotra (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
24 Prangbakat Batara Bisma (Ahad Pon - Sabtu Wage)
25 Bala Batara Durga (Ahad Kliwon - Sabtu Legi)
26 Wugu Ugu Batara Singajanma (Ahad Pahing - Sabtu Pon)
27 Wayang Batara Sri (Ahad Wage - Sabtu Kliwon)
28 Kulawu Kelawu Batara Sadana (Ahad Legi - Sabtu Pahing)
29 Dukut Batara Baruna (Ahad Pon - Sabtu Wage) Pada minggu ini, jatuh hari Anggara Kasih pada hari Selasa Kliwon yang dianggap keramat oleh orang Jawa.
30 Watugunung Batara Anantaboga. (Ahad Kliwon - Sabtu Legi) Dalam minggu ini jatuh hari Sabtu Umanis adalah hari Saraswati yang dianggap suci oleh orang Bali.

1Nama alternatif, biasanya yang dipakai di Bali. Apabila dilihat biasanya hanya ejaannya saja yang agak berbeda.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ kanalmu (2022-03-21). "Hari Baik Januari 2023 Di Kalender Jawa". Diakses tanggal 2022-10-25.
  2. ↑ kanalmu (2022-03-22). "Hari Baik Februari 2023 Di Kalender Jawa". Diakses tanggal 2022-10-25.
  3. ↑ 30 Wuku Jawa dan Artinya
  4. ↑ Kangjeng Pangeran Haryo (KPH) Tjokroningrat, Kitab Primbon Betaljemur Adammakna, Penerbit CV Buana Raya,2017.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan