Senin, 21 September 2026
06:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dou Wan

Dou Wan

250px-ChangXingongdeng.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lampu era dinasti Han Barat dengan rana geser yang dapat disesuaikan, bertanggal 173 SM, ditemukan di makam Dou Wan.

Dou Wan (Hanzi:; Pinyin:Dòu Wǎn) adalah istri dari Liu Sheng, Pangeran Zhongshan dari dinasti Han Barat, Tiongkok.

Makamnya ditemukan pada tahun 1968 di distrik Mancheng, Hebei. Jasadnya mengenakan jas pemakaman dari giok. Jas giok miliknya dan milik suaminya yang pertama kali ditemukan oleh para arkeolog. Pakaian penguburan ini dibuat untuk melindungi orang-orang dari "jiwa-daging". Keyakinan masyarakat umum pada periode ini adalah bahwa setiap manusia memiliki dua jiwa: jiwa-nafas dan jiwa-daging. Jiwa-nafas keluar setelah kematian seseorang, tetapi jiwa-daging tetap berada di dalam tubuh selama sekitar satu tahun. Jiwa-daging sangat jahat, sehingga orang kaya memakai jas giok untuk mencegahnya melarikan diri dari tubuh.

Di ruang belakang makam terdapat bangunan mirip rumah, dibangun untuk meniru keadaan dunia yang ditinggalkannya. Di antara barang-barang yang ditemukan, ada juga beberapa alat seksual.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan