Jumat, 09 Oktober 2026
21:37 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Dora Marie Sigar

Dora Marie Sigar

Perawat, aktivis dan ibu rumah tangga asal Indonesia (1921–2008)

Bagikan:
Ini adalah nama Minahasa, marganya adalah Sigar.
Dora Marie Sigar
250px-Prabowo_Subianto_-_Dora_Marie_Sigar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dora Marie Sigar muda dengan keempat anaknya, 1963, Kuala Lumpur
Lahir(1921-09-21)21 September 1921
Meninggal23 Desember 2008(2008-12-23) (umur 87)
Tempat pemakaman
Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir
Pekerjaan
  • Perawat
  • aktivis
  • ibu rumah tangga
Dikenal karenaIbu dari Prabowo Subianto
Pasangan menikah
​
​
(m. 1945;meninggal 2001)​
Anak4, termasuk Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Hashim Sujono Djojohadikusumo
Ayah
  • Philip Frederik Laurens Sigar (ayah)
  • Cornelie Emelie Maengkom (ibu)
KerabatSudrajad Djiwandono
(menantu)
Titiek Soeharto
(menantu)

Dora Marie Sigar (21 September 1921 – 23 Desember 2008), juga dikenal sebagai Dora Soemitro, adalah seorang perawat, aktivis, dan ibu rumah tangga asal Indonesia. Ia dikenal sebagai ibu dari Prabowo Subianto, Presiden ke-8 Indonesia.

Kehidupan awal

Dora lahir pada 21 September 1921 di Manado, sebagai putri dari Philip Frederik Laurens Sigar (1885–1946), seorang pejabat pemerintah dan anggota Volksraad, serta Cornelie Emilia Maengkom (1888–1946).[1] Keduanya berasal dari keluarga birokrat. Dora memiliki keturunan Minahasa dan Jerman.[3][1][2]

Pendidikan

Pada usia 12 tahun, Dora pindah ke Belanda untuk melanjutkan pendidikannya di Christelijk Hogere Burgerschool di Utrecht. Ia sudah menunjukkan kecerdasannya sejak usia muda. Di sana, ia mempelajari keperawatan pasca operasi dan aktif dalam kegiatan mahasiswa yang memperjuangkan hak-hak Indonesia, membentuk pandangannya sebagai seorang wanita yang terdidik dan berkomitmen.[3][1]

Karier

Dora bertemu dengan Soemitro Djojohadikoesoemo, seorang ekonom, dalam sebuah pertemuan yang diselenggarakan oleh Indonesia Christen Jongeren (terj. har. 'Mahasiswa Kristen Indonesia') pada tahun 1945. Ia kemudian menjadi pasiennya setelah menjalani operasi usus besar akibat tumor. Pada tahun 1946, Soemitro kembali ke Indonesia, dan Dora menyusul setahun kemudian. Mereka menikah pada 7 Januari 1945 dan memiliki empat anak.[1][2] Setelah kembali ke Indonesia, Dora menjadi ibu rumah tangga dan fokus pada keluarganya, mendukung karier suaminya sebagai ekonom dan tokoh politik. Ketika Soemitro menjabat di kabinet, Dora menjadi tulang punggung keluarga, terutama ketika suaminya menjadi buronan akibat kasus politik dan ekonomi yang dituduhkan.[3]

Kehidupan pribadi

Dora menikah dengan Soemitro Djojohadikoesoemo pada 7 Januari 1945 di Matraman, Jakarta Timur, dan dikaruniai dua orang putra, Prabowo Subianto (lahir 1951), seorang politikus yang menjabat sebagai Presiden ke-8 Indonesia, dan Hashim Djojohadikusumo (lahir 1953), seorang pengusaha; dan dua orang putri, Biantiningsih Miderawati Djiwandono (lahir 1946) dan Maryani Ekowati Lemaistre (lahir 1948).[1][2][4] Mereka menghadapi tantangan politik yang serius di Indonesia pasca kemerdekaan, dan pernikahan mereka bertahan hingga kematian Soemitro pada 9 Maret 2001.[3]

Kematian

Dora meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth di Singapura pada usia 87 tahun pada 22 Desember 2008 setelah dirawat di rumah sakit selama setahun akibat usia lanjut dan limfoma. Ia dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada 23 Desember.[5][6]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Matanasi, Petrik (1 April 2019). "Kisah Dora Sigar, Ibunda Prabowo Subianto". Tirto.id. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 Ikanubun, Yoseph (12 April 2019). "Dora Marie Sigar dan Janji Prabowo Kunjungi Keluarga di Minahasa". Liputan6. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 Safira, Zahra Indah (29 Oktober 2024). "Ini Pekerjaan dan Karier Dora Marie Sigar, Sosok Ibu Prabowo Subianto". Okefinance. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Darmawan, Muhammad Lutfan (18 Desember 2017). "Mengenal Keluarga Prabowo Subianto Lewat Selembar Foto". Kumparan. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Ibunda Prabowo Subianto Tutup Usia di Singapura". Detiknews. 22 Desember 2008. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Jenazah Tiba Pukul 10.30 WIB, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir". Detiknews. 23 Desember 2008. Diakses tanggal 29 Desember 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Keluarga
Kakek-nenek
  • Margono Djojohadikoesoemo (kakek pihak ayah)
  • Siti Katoemi Wirodihardjo (nenek pihak ayah)
  • Philip Frederik Laurens Sigar (kakek pihak ibu)
  • Cornelie Emelie Maengkom (nenek pihak ibu)
Orang tua
Pasangan dan saudara
Generasi ke-2
Prabowo Subianto
Masa kepresidenan
Afiliasi
Lainnya
← Didahului: Joko Widodo
Petahana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan