Selasa, 13 Oktober 2026
08:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Dongdongju

Dongdongju

jenis minuman beralkohol

Bagikan:
250px-Korean_drink-Dongdongju-02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dongdongju

Dongdongju (동동주) adalah jenis minuman keras (arak) yang berasal dari Korea yang terbuat dari beras ketan.[1] Walaupun terdapat variasi metode pembuatan dari berbagai daerah di Korea, tetapi umumnya minuman ini terbuat dari bahan beras ketan.[1]

Proses pembuatan

Pertama-pertama beras ketan ditanak dan setelah itu dicampur dengan bubuk ragi.[1] Kemudian campuran bahan ini dimasukkan ke dalam tempayan sampai batas 2/3 dan disimpan di tempat yang memiliki suhu 20° celcius selama 20 hari agar berfermentasi dengan sempurna.[1]

Selama hari tersebut, larutan tersebut diaduk-aduk dan pada hari ke-15 butiran-butiran ketan akan mulai mengambang dan disaring menggunakan penyaring yang dinamakan yongsu.[1] Namun selama proses penyaringan ini beberapa butiran akan lolos dari saringan.[1] Nama dongdongju berasal dari butiran-butiran beras ketan yang mengambang ini; "dongdong" (동동) adalah istilah bahasa Korea untuk sesuatu yang mengambang dan "ju" (酒) berarti arak atau minuman keras.[1][2] Nama lain dongdongju adalah buuiju (부의주;浮蟻酒, "arak semut mengapung") atau buaju (부아주;浮蛾酒, "arak ngengat mengapung") karena butiran itu tampak seperti semut atau ngengat yang mengapung.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 An Illustrated Guide to Korean Culture - 233 traditional key words. Seoul: Hakgojae Publishing Co. 2002. hlm. 103-104. ISBN 89-8546-98-1.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang
  2. ↑ (Inggris) Traditional Liquors and Wines Diarsipkan 2010-05-29 di Wayback Machine, visitkorea. Diakses pada 9 Juni 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik minuman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan