Jumat, 06 November 2026
02:24 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Distribusi binomial

Distribusi binomial

Bagikan:
Fungsi massa probabilitas distribusi binomial
Fungsi distribusi kumulatif
Fungsi distribusi kumulatif distribusi binomial
NotasiB(n, p)
Parametern ∈ N0 — jumlah percobaan
p ∈ [0,1] — probabilitas berhasil pada setiap percobaan
Dukungank ∈ {0, …, n}
Unknown type ( n k ) p k ( 1 − p ) n − k {\displaystyle \textstyle {n \choose k}\,p^{k}(1-p)^{n-k}} {\displaystyle \textstyle {n \choose k}\,p^{k}(1-p)^{n-k}}
CDF I 1 − p ( n − k , 1 + k ) {\displaystyle \textstyle I_{1-p}(n-k,1+k)} {\displaystyle \textstyle I_{1-p}(n-k,1+k)}
Meannp
Median⌊np⌋ atau ⌈np⌉
Modus⌊(n + 1)p⌋ atau ⌊(n + 1)p⌋ − 1
Unknown typenp(1 − p)
Skewness 1 − 2 p n p ( 1 − p ) {\displaystyle {\frac {1-2p}{\sqrt {np(1-p)}}}} {\displaystyle {\frac {1-2p}{\sqrt {np(1-p)}}}}
Ex. kurtosis 1 − 6 p ( 1 − p ) n p ( 1 − p ) {\displaystyle {\frac {1-6p(1-p)}{np(1-p)}}} {\displaystyle {\frac {1-6p(1-p)}{np(1-p)}}}
Entropi 1 2 log 2 ⁡ ( 2 π e n p ( 1 − p ) ) + O ( 1 n ) {\displaystyle {\frac {1}{2}}\log _{2}{\big (}2\pi e\,np(1-p){\big )}+O\left({\frac {1}{n}}\right)} {\displaystyle {\frac {1}{2}}\log _{2}{\big (}2\pi e\,np(1-p){\big )}+O\left({\frac {1}{n}}\right)}
MGF ( 1 − p + p e t ) n {\displaystyle (1-p+pe^{t})^{n}\!} {\displaystyle (1-p+pe^{t})^{n}\!}
CF ( 1 − p + p e i t ) n {\displaystyle (1-p+pe^{it})^{n}\!} {\displaystyle (1-p+pe^{it})^{n}\!}
PGF G ( z ) = [ ( 1 − p ) + p z ] n . {\displaystyle G(z)=\left[(1-p)+pz\right]^{n}.} {\displaystyle G(z)=\left[(1-p)+pz\right]^{n}.}

Dalam teori probabilitas dan statistika, distribusi binomial adalah distribusi probabilitas diskret jumlah keberhasilan dalam n percobaan ya/tidak (dalam artian, berhasil/gagal) yang saling bebas, di mana setiap hasil percobaan memiliki probabilitas p. Eksperimen berhasil/gagal juga disebut percobaan bernoulli. Ketika n = 1, distribusi binomial adalah distribusi bernoulli. Distribusi binomial merupakan dasar dari uji binomial dalam uji signifikansi statistik. Distribusi ini sering kali digunakan untuk memodelkan jumlah keberhasilan pada jumlah sampel n dari jumlah populasi N. Apabila sampel tidak saling bebas (yakni pengambilan sampel tanpa pengembalian), distribusi yang dihasilkan adalah distribusi hipergeometrik, bukan binomial. Semakin besar N daripada n, distribusi binomial merupakan pendekatan yang baik dan banyak digunakan.

Distribusi ini sering kali digunakan untuk memodelkan jumlah keberhasilan pada jumlah sampel n dari jumlah populasi N. Apabila sampel tidak saling bebas (yakni pengambilan sampel tanpa pengembalian), distribusi yang dihasilkan adalah distribusi hipergeometrik, bukan binomial. Semakin besar N daripada n, distribusi binomial merupakan pendekatan yang baik dan banyak digunakan.

Contoh

Sebagai contoh, sebuah dadu dilempar sepuluh kali dan dihitung berapa jumlah muncul angka empat. Distribusi jumlah acak ini adalah distribusi binomial dengan n = 10 dan p = 1/6.

Contoh lain, sebuah uang logam dilambungkan tiga kali dan dihitung berapa jumlah muncul sisi depan. Distribusi jumlah acak ini merupakan distribusi binomial dengan n = 3 dan p = 1/2.

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik statistika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan