Minggu, 11 Oktober 2026
22:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Diplomasi dolar

Bagikan:

Diplomasi dolar adalah upaya Amerika Serikat—terutama Presiden William Howard Taft—untuk meraih tujuannya di Amerika Latin dan Asia Timur lewat kekuasaan ekonominya dengan menjamin pinjaman negara-negara asing. Sejarawan,Thomas A. Bailey, berpendapat bahwa diplomasi dolar bukan hal yang baru, karena penggunaan diplomasi untuk mengutamakan kepentingan dagang sudah terjadi sejak Amerika Serikat berdiri. Namun demikian, di bawah pemerintahan Taft, Departemen Luar Negeri lebih aktif mendorong dan membantu bankir dan industrialis Amerika Serikat merebut kesempatan baru di luar negeri. Bailey menulis bahwa diplomasi dolar dirancang untuk memakmurkan masyarakat di luar negeri sekaligus investor Amerika Serikat.[1] Istilah ini diciptakan oleh Presiden Theodore Roosevelt. Roosevelt tidak mau mencampuri urusan Departemen Luar Negeri.[2]

Konsep ini pernah diterapkan di Liberia (menerima pinjaman Amerika Serikat tahun 1913) dan Amerika Latin. Amerika Latin cenderung menggunakan istilah ini dengan konotasi buruk sebagai tanda bahwa mereka tidak setuju dengan peran pemerintah dan perusahaan Amerika Serikat dalam membuka pasar asing lewat kekuasaan ekonomi, diplomatik, dan militer.

Referensi

  1. ↑ Thomas A. Bailey, A Diplomatic History of the American People (1955) p 530
  2. ↑ "Dollar Diplomacy, 1909-1913" U.S. Department of State. 11 March 2008. <http://history.state.gov/milestones/1899-1913/DollarDiplo Diarsipkan 2011-06-01 di Wayback Machine>
Peran
Gelar
kepala
diplomatik
Multilateral
Bilateral-nasional
Bilateral-subnasional
Bilateral-insuler
Menurut portofolio (Atase)
Peran lain
Klasifikasi
Kantor
Jenis
Topik
Dokumen
Topik lain

Templat:William Howard Taft

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan