Minggu, 27 September 2026
19:35 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Dinoderus minutus

Dinoderus minutus

kumbang hama perusak kayu dan bambu

Dinoderus minutus
120px-Dinoderus_minutus_%28lateral_view%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
D. minutus
Nama binomial
Dinoderus minutus
(Fabricius, 1775)
Sinonim
Artikel takson sembarang
120px-Dinoderus_minutus_cain1371.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak punggung

Dinoderus minutus adalah sejenis kumbang penggerek kayu.[2] Di wilayah tropis, kumbang ini adalah salah satu hama bambu yang utama, yang menggerek buluh bambu untuk memakan pati yang terkandung di dalamnya.[3] Ia dikenal sebagai kumbang bubuk atau, singkatnya, bubuk[4] (nama umum) karena kotoran sisa-sisa gerekannya berupa bubuk atau serbuk kayu.

Serangan dilakukan baik oleh kumbang dewasa, maupun -beberapa hari kemudian- oleh uret, larvanya, yang menggerek bagian dalam buluh bambu dan meninggalkan lapisan kulit buluh yang keras.[5] Serangan kumbang bubuk tercatat muncul semenjak buluh ditumbangkan, dan semakin menjadi-jadi ketika kelembapan buluh turun menjadi 15% (kering udara). Telur-telur yang diletakkan induk betina menetas dalam waktu 4-6 hari, sementara masa hidup kumbang dalam bambu sekitar 98 hari.[6]

Kumbang ini juga menjadi hama kayu atau produk kayu, rotan, serta bahan makanan kering yang mengandung pati; bahkan juga pada anggrek.[7]

Rujukan

  1. ↑ Fabricius, J.C. 1775. Systema Entomologiae, sistens insectorum classes, ordines, genera, species...: 54. Flensbvrgi et Lipsiae :In Officina Libraria Kortii [1775]
  2. ↑ "Dinoderus minutus (Fabricius)". Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation. 11 November 2004. Diakses tanggal 24 Juli 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Uso do Bambu na Construção Civil (Use of Bamboo in the Construction Sector), by Vitor Hugo Silva Marçal" (PDF) (dalam bahasa Portuguese). University of Brasília. Desember 2008. Diakses tanggal 3 April 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ KBBI daring: bubuk (1)
  5. ↑ Stebbings, E.P. 1904. "Preservation of bamboos from the attacks of bamboobeetle or 'shot-borers'." Agricultural bulletin of the Straits and Federated Malay States. (New series). vol. 3(1): 15-17. [January 1904]
  6. ↑ Norhisham, A.R., A. Faizah & A. Zaidon. 2015. "Effects of moisture content on the bamboo borer Dinodermus minutus". Journal of Tropical Forest Science 27(3): 334–341. [2015]
  7. ↑ Ahmed, K.N. & C.M. Zulfiqr. 2006. "Observation of powder-post beetle, Dinoderus minutus (Fab.) (Coleoptera: Bostrichidae) infesting dry bamboo and wooden materials in Bangladesh". J. bio-sci. 14: 131-132, [2006]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan