Minggu, 04 Oktober 2026
20:23 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Dimetil selenida

Dimetil selenida

senyawa kimia

Bagikan:
Dimetil selenida
250px-Dimethylselenide.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Dimethyl-selenide-from-MW-3D-bs-17.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
(Metilselanil)metana
Nama lain
Metilselenida
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 1696848
ChEBI
ChemSpider
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C2H6Se/c1-3-2/h1-2H3
    Key: RVIXKDRPFPUUOO-UHFFFAOYSA-N
  • C[Se]C
Sifat
C2H6Se
Massa molar 109,04 g·mol−1
Penampilan Cairan nirwarna
Densitas 1,4077 g/cm3 (14,6 °C)
Titik lebur −87,2 °C (−125,0 °F; 186,0 K)
Titik didih 55 °C (131 °F; 328 K)
Bahaya
Piktogram GHS GHS07: Tanda SeruGHS08: Bahaya KesehatanGHS09: Bahaya Lingkungan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H301, H331, H373, H410
P260, P261, P264, P270, P271, P273, P301+P310, P304+P340, P311, P314, P321, P330, P391, P403+P233, P405, P501
Senyawa terkait
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Dimetil selenida adalah sebuah senyawa organoselenium dengan rumus kimia (CH3)2Se. Cairan nirwarna dan berbau busuk ini adalah selenoeter yang paling sederhana. Senyawa ini terdapat dalam jumlah sedikit di lingkungan anaerobik[1] dan di atmosfer akibat biometilasi selenium.[2][3]

Dimetil selenida dibuat dengan mereaksikan sumber Se2− dengan agen metilasi elektrofilik seperti metil iodida:

Na2Se + 2 CH3I → (CH3)2Se + 2 NaI

Panjang ikatan karbon–selenium adalah 1,943 Å dan sudut ikatan C–Se–C adalah 96,2°, sebagaimana ditentukan melalui spektroskopi gelombang mikro rotasional.[4][5] Dimensi serupa pada 1,98 Å dan 98° ditemukan melalui difraksi elektron gas.[6][7]

Referensi

  1. ↑ Michalke, K.; Wickenheiser, E. B.; Mehring, M.; Hirner, A. V.; Hensel, R. (2000). "Production of volatile derivatives of metal(loid)s by microflora involved in anaerobic digestion of sewage sludge". Applied and Environmental Microbiology. 66 (7): 2791–2796. Bibcode:2000ApEnM..66.2791M. doi:10.1128/AEM.66.7.2791-2796.2000. PMC 92074. PMID 10877769.
  2. ↑ Chasteen, Thomas G.; Bentley, Ronald (2003). "Biomethylation of Selenium and Tellurium: Microorganisms and Plants". Chemical Reviews. 103 (1): 1–26. doi:10.1021/cr010210+. PMID 12517179.
  3. ↑ Atkinson, Roger; Aschmann, Sara M.; Hasegawa, David; Thompson-Eagle, Elisabeth T.; Frankenberger Jr., William T. (1990). "Kinetics of the atmospherically important reactions of dimethyl selenide". Environmental Science and Technology. 24 (9): 1326–1332. Bibcode:1990EnST...24.1326A. doi:10.1021/es00079a005.
  4. ↑ William M. Haynes, ed. (2016). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 97). CRC Press. hlm. 9–41. ISBN 978-1498754293.
  5. ↑ Beecher, James F. (1966). "Microwave spectrum, dipole moment, structure, and internal rotation of dimethyl selenide". Journal of Molecular Spectroscopy. 21 (1–4): 414–424. Bibcode:1966JMoSp..21..414B. doi:10.1016/0022-2852(66)90165-2.
  6. ↑ Wells, A. F. (1984). Structural Inorganic Chemistry (Edisi 5th). Oxford University Press. hlm. 705. ISBN 978-0-19-965763-6.
  7. ↑ Goldish, Elihu; Hedberg, Kenneth; Marsh, Richard E.; Schomaker, Verner (1955). "An Electron Diffraction Investigation of Dimethyl Selenide". Journal of the American Chemical Society. 77 (11): 2948–2949. Bibcode:1955JAChS..77.2948G. doi:10.1021/ja01616a005.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan