Senin, 12 Oktober 2026
23:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bahasa Jawa Blora

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Jawa Blora
ꦧꦱꦗꦮꦧ꧀ꦭꦺꦴꦫ
Båså Jåwå Blorå
ꦧꦱꦗꦮꦄꦤꦼꦩꦤ꧀
Båså Jåwå Aneman
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
EtnisJawa
Penutur
Lihat sumber templat}}
20px-Info_Simple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailBeberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Tampilkan klasifikasi manual
    • Jawa Blora
Tampilkan klasifikasi otomatis
Posisi bahasa Jawa Blora dalam dialek-dialek bahasa Jawa Sunting klasifikasi ini

Catatan:

Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
Bentuk awal
Abjad Pegon
Aksara Jawa
alfabet Latin
Kode bahasa
ISO 639-3–
Glottologblor1234
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

02.12, Senin, 12 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.635 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Jawa Blora (bahasa Jawa:ꦧꦱꦗꦮꦧ꧀ꦭꦺꦴꦫ translit. Båså Jåwå Blorå) atau Bahasa Jawa Bojonegoro (bahasa Jawa:ꦧꦱꦗꦮꦧꦺꦴꦗꦺꦴꦤꦺꦒꦫ translit. Båså Jåwå Bojonegårå) atau Bahasa Jawa Aneman (bahasa Jawa:ꦧꦱꦗꦮꦄꦤꦼꦩꦤ꧀ translit. Båså Jåwå Aneman) atau Bahasa Jawa Jipangan (bahasa Jawa:ꦧꦱꦗꦮꦗꦶꦥꦔꦤ꧀ translit. Båså Jåwå Jipangan) atau Bahasa Jawa Samin (bahasa Jawa:ꦧꦱꦗꦮꦱꦩꦶꦤ꧀ translit. Båså Jåwå Samin) adalah dialek dari bahasa Jawa modern yang dituturkan di Pantura Timur Jawa Tengah & Pantura Barat Jawa Timur khususnya Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, sebagian timur Kabupaten Pati, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban & sebagian barat Kabupaten Lamongan.

Bahasa Jawa Blora juga merupakan turunan dari Bahasa Jawa Pertengahan dan memiliki banyak kesamaan dengan rumpun bahasa Jawa modern lainnya terutama dialek tengahan, terdapat ciri khas yang membedakan, yaitu dengan adanya kata penegas leh.[1]

Ciri khas dialek ini adalah penggunaan tengahan u pada kata sifat yang memiliki arti sangat dan penggunaan akhiran -êm atau -nêm (dengan e pepet) menggantikan akhiran -mu dalam bahasa Jawa untuk menyatakan kata ganti posesif orang kedua tunggal. Akhiran -êm dipakai jika kata berakhiran huruf konsonan, sementara -nêm dipakai jika kata berakhiran vokal.[2][3]

Kosakata dan Pengaruh Dialek Lain

Dialek ini agak susah dipahami bagi orang yang tinggal di area Gerbangkertosusila atau yang memakai dialek Surabaya, maupun yang tinggal di Solo Raya atau yang memakai Bahasa Jawa Baku, walaupun mempunyai logat dan sebagian kosakata yang berbeda dengan Bahasa Jawa lainya, dialek ini juga sedikit terpengaruh dialek Arekan seperti penggunaan kata lapo, buwuh dan lainya, sedangkan di wilayah Lamongan Barat pengaruh Arekan terhadap dialek Aneman akan terasa lebih banyak lagi.

Di bawah ini contoh kata dalam bahasa Jawa Blora (Aneman) yang berbeda dengan bahasa Jawa Baku.

Dialek Aneman Indonesia
Erêk Dekat
Gablêg Punya
Damoni Tiup
Cêblok Jatuh
Njarak Sengaja
Layakman Pantesan
Merinding Merinding takut ketinggian
Buwuh Pergi ke acara resepsi
Suruan Pergi ke kondangan
Njunguk, yayak Duduk
Lebi Tutup (umumnya pintu)
Jengker Berbicara
Kêblêgong Terperosok
Kembet Becek yang membuat roda kendaraan tidak bisa jalan
Gonêm Punya kamu
Doweh Termangu
Piye leh? Apa sih?
Dunung Paham
Gawok Heran
Gêndul Botol
Genyo, lapo Kenapa
Jandom Nongkrong
Jingklong Jyamuk
Lêsu Lapar
Nayoh Mudah
Mboyak Cuek/acuh
Ndak iya leh? Masa iya sih?
Rumbuk Kotor/semrawut
Greng Pohon bambu
Genjong Diangkat
Ogak Tidak
Anyep, atis Dingin
Luru Mencari
Therek Tepleng Barang yang berbaris berurutan
Dhawak Omong kosong, berbohong
Gadek, Porak Nhyo Tidak peduli dengan pembicaraan orang
Endak Menyatakan kekaguman
Sêméndé Bersandar setelah kekenyangan
Tonyo Pukul
Tenggohêm kamu kira
Mek opo? Sedang apa?
Jungkat Sisir
Akakno, kakno Nyalakan
Srêngên Marah
Pangot Pisau
Boled Ubi

Contoh kalimat:

  • Piye leh iki, kok ogak mulih-mulih?
    • Gimana sih ini, kok tidak pulang-pulang?
  • Wetengku wis lesu!
    • Perutku sudah lapar!
  • Wis ndang digenjong, engko selak udan.
    • Sudah segera diangkat, nanti keburu hujan.

Ciri lain dari bahasa Jawa dialek Aneman adalah melafalkan suku kata terakhir –uh menjadi –oh. Misalnya dalam kata ngunduh dilafalkan ngundoh (menuai/panen), kata sepuluh dilafalkan sepuloh (angka atau bilangan sepuluh) dan kata butuh dilafalkan butoh (butuh).

Dalam bahasa Jawa dialek Aneman, suku kata terakhir –ih dilafalkan menjadi –èh. Misalnya kata mulih dilafalkan mulèh (pulang), kata sugih dilafalkan sugèh (kaya) dan getih dilafalkan getèh (darah).

Akhiran –mu yang menunjukkan kepemilikan (empunya) diganti dengan akhiran –êm. Misalnya, kata omah-mu diganti menjadi omah-em (rumahmu), kata wedus-mu diganti menjadi wedus-em (kambingmu) dan bapakmu diganti dengan bapak-em (bapakmu).

Referensi

  1. ↑ bloranews (2016-09-02). "BUDAYA BLORA : BAHASA JAWA DIALEK BLORA | BLORANEWS". Diakses tanggal 14 Januari 2022.
  2. ↑ "DIALEK BAHASA JAWA BAGIAN TENGAH: Kajian Geografis Dialek Dan Budaya". Jingganya Senja. 26 Oktober 2010. Diakses tanggal 13 Januari 2022.
  3. ↑ Hananto, Akhyari (22 Maret 2016). "Bahasa Jawa, dan Berbagai Variasinya yang Luar Biasa". Good News From Indonesia. Diakses tanggal 13 Januari 2022.

Pranala luar

Leksikon bahasa Jawa di Sastra.orgBausastra Jawa oleh W.J.S. PoerwadarmintaKamus bahasa Indonesia-JawaKamus bahasa Jawa-Inggris di SEAlang Projects


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan