Selasa, 27 Oktober 2026
09:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Diagram Xbar-R

Bagikan:
Diagram Kontrol
Data Variabel - Individual
Diagram I-MR
Diagram Z-MR

Data Variabel dengan subgroup

Diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} - R
Diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} - S

Data Attribute distribusi binomial

Diagram p
Diagram np

Data Attribute distribusi poison

Diagram c
Diagram u

Time Weighted

Diagram EWMA
Diagram CUSUM

Diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} - R adalah jenis diagram kontrol yang digunakan di dunia industri atau bisnis untuk memonitor data variabel di mana sample didapat dari sebuah proses industri atau bisnis dengan interval yang pasti dengan menggunakan sistem rasionalisasi subgroup.[1]

Situasi di mana diagram kontro jenis ini dibutuhkan:[2]

  1. Ukuran sampel cukup kecil (n ≤ 10 - untuk sampel >10 gunakan Diagram Xbar-S)
  2. Ukuran sampel konstan.
  3. Perhitungan di diagram harus dilakukan oleh orang langsung.

Diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} - R merupakan gabungan dari diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} yang berisi rata-rata data dari satu subgroup, dan diagram R yang berisi range dari subgroup tersebut.

Seperti diagram kontrol yang lain, kedua diagram ditampilkan bersama untuk membantu memonitor proses dari pergerakan yang terjadi yang dapat memengaruhi rata rata atau variant proses tersebut.

Asumsi

  • Diagram x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} - R mengharuskan data data yang terdistribusi secara normal untuk menghitung batas kontrol.
  • Parameter μ dan σ harus sama untuk masing-masing unit dan tidak terpengaruh oleh unit sebelumnya atau sesudahnya.
  • Proses pengambilan data dilakukan dengan cara yang sama untuk setiap sampel.

Rumur-Rumus

Rumus Range

Range (R) adalah data terbesar dikurangi data terkecil dari satu subgroup

R = xmax - xmin.

Rumus Batas Kontrol Range

Batas kontrol atas dihitung dengan rumus D 4 R ¯ {\displaystyle D_{4}{\bar {R}}} {\displaystyle D_{4}{\bar {R}}}

Batas kontrol bawah dihitung dengan rumus D 3 R ¯ {\displaystyle D_{3}{\bar {R}}} {\displaystyle D_{3}{\bar {R}}}

di mana D 3 {\displaystyle D_{3}} {\displaystyle D_{3}} dan D 4 {\displaystyle D_{4}} {\displaystyle D_{4}} disesuaikan dengan jumlah data dalam subgroup

Rumus Batas Kontrol Nilai Xbar

Batas kontrol dihitung dengan cara:[3]

Pertama-tama, hitung rata-rata nilai x ¯ {\displaystyle {\bar {x}}} {\displaystyle {\bar {x}}} yang disebut juga: x ¯ ¯ {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}} {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}}:

Batas kontrol atas dihitung dengan rumus x ¯ ¯ {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}} {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}} + A 2 R ¯ {\displaystyle A_{2}{\bar {R}}} {\displaystyle A_{2}{\bar {R}}}

Batas kontrol bawah dihitung dengan rumus x ¯ ¯ {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}} {\displaystyle {\bar {\bar {x}}}} - A 2 R ¯ {\displaystyle A_{2}{\bar {R}}} {\displaystyle A_{2}{\bar {R}}}

di mana A 2 {\displaystyle A_{2}} {\displaystyle A_{2}} disesuaikan dengan jumlah data dalam subgroup

Tabel Konstanta

Jumlah Data A 2 {\displaystyle A_{2}} {\displaystyle A_{2}} D 3 {\displaystyle D_{3}} {\displaystyle D_{3}} D 4 {\displaystyle D_{4}} {\displaystyle D_{4}}
21.8803.27
31.0202.57
40.7302.28
50.5802.11
60.4802.00
70.420.081.92
80.370.141.86
90.340.181.82
100.310.221.78

Contoh Diagram Xbar - R

Contoh Diagram Xbar - R

Referensi

  1. ↑ "Shewhart X-bar and R and S Control Charts". NIST/Sematech Engineering Statistics Handbook. National Institute of Standards and Technology. Diakses tanggal 2009-01-13.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |work=
  2. ↑ Montgomery, Douglas (2005). Introduction to Statistical Quality Control. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc. hlm. 222. ISBN 9780471656319. OCLC 56729567. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-06-20. Diakses tanggal 2012-04-26.
  3. ↑ Montgomery, Douglas (2005). Introduction to Statistical Quality Control. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc. hlm. 197. ISBN 9780471656319. OCLC 56729567. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-06-20. Diakses tanggal 2012-04-26.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan