Sabtu, 03 Oktober 2026
15:45 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Dendrobium kelamense

Bagikan:
Dendrobium kelamense
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Ordo:
Famili:
Genus:
Artikel takson sembarang

Dendrobium kelamense D.Metusala, P.O`Byrne, J.J.Wood adalah spesies anggrek yang ditemukan di Kalimantan.[1]

Spesies ini ditemukan oleh peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Destario Metusala. Penemuan ini dihasilkan dari penelitian dengan praktisi anggrek dari Singapura dan peneliti dari Herbarium KEW di Inggris. Penemuan spesies anggrek ini sempat dirahasiakan karena takut akan terjadinya eksploitasi besar-besaran terhadap spesies ini.[1] Dendrobium kelamense dipublikasikan dalam jurnal "Malesian Orchid Journal" Maret 2010.

Anggrek ini tumbuh secara epifit, dengan panjang batang dewasa antara 60 hingga 110 cm. Perbungaan anggrek muncul menggantung dekat ujung batang, dengan panjang perbungaan 5 hingga 8.5 cm dengan 5 hingga 12 kuntum bunga. Setiap kuntum bunga yang mekar memiliki panjang sekitar 3 hingga 3,5 cm dan lebar sekitar 2 cm. Anggrek ini berwarna kuning cerah mengkilat, dengan pola bercak paralel memanjang berwarna merah marun.

Spesies anggrek yang memiliki kedekatan morfologi dengan spesies ini adalah Dendrobium panduriferum.[1]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 "LIPI Temukan Spesies Anggrek Baru". Liputan6.com. Liputan 6. 4 April 2010. Diakses tanggal 5 April 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan