Minggu, 04 Oktober 2026
15:01 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Pandan wangi

Pandan wangi

Tanaman yang daunnya digunakan sebagai bahan masakan

Bagikan:
"Daun pandan" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Daun pandan (disambiguasi).
Untuk varietas padi dan lainnya, lihat Padi Pandan Wangi dan Pandan.
Pandanus amaryllifolius
250px-Pandan_Wangi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pandan wangi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Pandanales
Famili: Pandanaceae
Genus: Pandanus
Spesies:
P. amaryllifolius
Nama binomial
Pandanus amaryllifolius

Pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) adalah tanaman tropis dari genus Pandanus (screwpine), yang umum dikenal sebagai pandan. Tanaman ini memiliki daun yang harum dan banyak digunakan sebagai penyedap dalam berbagai masakan di Asia Tenggara. Selain itu, pandan juga digunakan dalam beberapa masakan Asia Selatan (seperti masakan Tamil) serta dalam masakan Hainan dari Tiongkok.

Habitat

Tumbuhan ini mudah dijumpai di pekarangan atau tumbuh liar di tepi-tepi selokan yang teduh. Akarnya besar dan memiliki akar tunggang yang menopang tumbuhan ini bila telah cukup besar. Daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara roset yang rapat, panjangnya dapat mencapai 60 cm. Beberapa varietas memiliki tepi daun yang bergerigi.

Tanaman ini bersifat steril dan hanya dapat berkembang biak secara vegetatif melalui anakan atau stek. Spesies ini pertama kali dideskripsikan dari spesimen yang berasal dari Kepulauan Maluku, dan keberadaan bunga jantan yang langka pada spesimen tersebut mungkin menunjukkan bahwa wilayah ini adalah asal mula spesies tersebut. Namun, karena tidak ditemukan spesimen liar lainnya, hal ini masih berupa dugaan. Tanaman ini dibudidayakan secara luas di seluruh Asia Tenggara dan Asia Selatan.[1][2][3]

Ciri-ciri botani

Aroma khas pandan disebabkan oleh senyawa aroma 2-asetil-1-pirolin, yang ditemukan di papila epidermis bagian bawah;[2] senyawa ini juga memberikan aroma khas pada roti putih, beras melati, dan beras basmati (serta bunga roti Vallaris glabra).[4] Meskipun tanaman ini tidak ditemukan di alam liar, pandan dibudidayakan secara luas. Tanaman ini tumbuh tegak dengan daun hijau berbentuk kipas yang panjang, sempit, menyerupai bilah, serta memiliki akar udara yang berkayu. Pandan bersifat steril, bunganya sangat jarang tumbuh, dan tanaman ini diperbanyak melalui stek.[5][6]

Kegunaan

Kuliner

Rasa pandan digambarkan sebagai floral, manis, berumput, serta mirip vanila.[7][8] Aroma dan rasanya sering kali lembut atau samar.[9]

250px-Pandan_Leaf_%28Pandanus_amaryllifolius%29_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanaman Pandan

Daun tumbuhan merupakan komponen cukup penting dalam tradisi boga Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya sebagai pewangi makanan karena aroma yang dihasilkannya. Daun pandan biasa dipakai dalam pembuatan kue atau masakan lain seperti kolak, bubur kacang hijau, klepon, kue putu, lapis legit, dan lain-lain. Sewaktu menanak nasi, daun pandan juga kerap diletakkan di sela-sela nasi dengan maksud supaya nasi menjadi beraroma harum.

Aroma harum yang khas ini terasa kuat ketika daunnya masih cukup segar atau agak kering. Selain sebagai pengharum kue, daun pandan juga dipakai sebagai sumber warna hijau bagi makanan (selain daun suji), sebagai komponen hiasan penyajian makanan, dan juga sebagai bagian dalam rangkaian bunga di pesta perkawinan (dironce) untuk mengharumkan ruangan.

Di Sri Lanka, pandan disebut rampe (Sinhala: රම්පේ; Tamil: ரம்பை) dan ditanam hampir di setiap rumah tangga. Sebagian besar masakan Sri Lanka menggunakan daun ini sebagai penambah aroma, bersama dengan daun kari. Di India, pandan dikenal sebagai daun annapurna; di Odisha, daun ini digunakan untuk memberi aroma pada nasi dan pithas. Di Bangladesh, pandan disebut pulao pata (পোলাও পাতা), sedangkan di Maladewa, pandan disebut ran’baa dan digunakan untuk meningkatkan rasa pulao, biryani, serta puding nasi kelapa manis atau payesh jika tidak menggunakan beras basmati. Pandan dapat menjadi pengganti aroma basmati yang lebih murah, karena nasi biasa tanpa aroma dapat dibuat berbau dan terasa seperti basmati dengan tambahan pandan.

Daun pandan dan ekstraknya telah digunakan sebagai pengawet makanan karena memiliki sifat antibakteri dan antijamur, terutama terhadap jamur. Pada Oktober 2017, koki selebritas Nigella Lawson meramalkan bahwa pandan akan menggantikan popularitas matcha dan roti alpukat. Meskipun tanaman ini semakin dikenal di media sosial, khususnya di Inggris, pada tahun 2017, banyak yang menolak laporan yang menyebut Lawson sebagai "penemu" bahan baru, karena pandan telah lama digunakan di Asia.[10][11]

Pengobatan tradisional

Daun pandan digunakan dalam industri parfum dan pengobatan tradisional. Esens P. amaryllifolius juga bisa menjadi pengganti esens vanila. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa P. amaryllifolius memiliki efek sebagai pengusir kecoa Amerika (Periplaneta americana L.)[12]

Penyegar udara

Daun pandan memiliki aroma yang menyenangkan dan dapat digunakan sebagai penyegar udara alami. Di Thailand, beberapa sopir taksi menggunakan pandan sebagai pewangi di dalam mobil mereka.[9]

Galeri

  • 120px-Daun_Pandan_%28Pandanus_Veitchii%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Pandan_Leaf_%28Pandanus_amaryllifolius%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Pandan_%28screwpine%29_leaves.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Jenis Jenis

  • Pandan untuk jenis-jenis pandan yang lain.
  • Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius): Jenis yang paling populer dan banyak ditanam di pekarangan rumah. Daunnya tipis, tidak berduri di bagian tepi bawahnya, berwarna hijau cerah, dan beraroma sangat harum saat diremas. Digunakan sebagai pewarna dan pewangi makanan.
  • Pandan Rampe / Rampai: Sebutan lokal atau varian dari pandan wangi yang banyak dipakai di Sumatra, Jawa, dan Asia Selatan (dikenal sebagai rampe di India/Sri Lanka) untuk masakan atau campuran kembang ritual.
  • Pandan Suji (Dracaena angustifolia / dulu Pleomele angustifolia): Sering dikelompokkan bersama pandan karena daunnya juga dipakai sebagai pewarna hijau alami untuk makanan. Namun, daun suji tidak memiliki aroma harum seperti pandan wangi.
  • Pandan Duri (Pandanus tectorius): Tumbuh di tepi pantai atau daratan rendah. Memiliki duri yang cukup jelas di tepi daunnya dan buah besar bulat seperti buah merah. Daunnya sering dipakai untuk bahan tikar atau kerajinan tangan.
  • Pandan Melintir (Pandanus utilis): Tanaman dengan daun yang tersusun rapi melingkar atau memelintir. Sering dijadikan tanaman hias taman karena bentuknya yang estetis.
  • Pandan Bali (Cordyline australis): Sering disebut pandan oleh masyarakat umum, tetapi sebenarnya bukan dari marga Pandanus melainkan famili Asparagaceae. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias pekarangan atau ruangan.
  1. ↑ Liew, P. S. (2013-01-12). "Pandanus amaryllifolius – The only Pandanus with fragrant leaves". Tropical Biodiversity (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-07.
  2. 1 2 Wakte, Kantilal V.; Nadaf, Altafhusain B.; Thengane, Ratnakar J.; Jawali, Narendra (2009-08-01). "Pandanus amaryllifolius Roxb. cultivated as a spice in coastal regions of India". Genetic Resources and Crop Evolution (dalam bahasa Inggris). 56 (5): 735–740. doi:10.1007/s10722-009-9431-5. ISSN 1573-5109.
  3. ↑ Stone, Benjamin C. (1978-07-01). "Studies in Malesian Pandanaceae XVII on the taxonomy of 'Pandan Wangi' A Pandanus cultivar with scented leaves". Economic Botany (dalam bahasa Inggris). 32 (3): 285–293. doi:10.1007/BF02864702. ISSN 1874-9364.
  4. ↑ Wongpornchai, Sugunya; Sriseadka, Tinakorn; Choonvisase, Suppachai (2003-01-01). "Identification and Quantitation of the Rice Aroma Compound, 2-Acetyl-1-pyrroline, in Bread Flowers (Vallaris glabra Ktze)". Journal of Agricultural and Food Chemistry. 51 (2): 457–462. doi:10.1021/jf025856x. ISSN 0021-8561.
  5. ↑ "To mimic its tropical home, give Pandan Grass lots of warmth and humidity". Cape Gazette. Diakses tanggal 2025-03-07.
  6. ↑ Contributor, SF Gate (2014-07-09). "How to Plant Pandan". Weekand (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-07.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  7. ↑ "Here's what you need to know about pandan leaves - 'the next big food trend'". Metro (dalam bahasa Inggris). 2017-10-22. Diakses tanggal 2025-03-07.
  8. ↑ "Pandan, Southeast Asia's Humble Leaf Set to Take the World by Storm | Saigoneer". saigoneer.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-03-07.
  9. 1 2 "All You Need to Know About Pandan". MICHELIN Guide (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-07.
  10. ↑ Commetric (2017-11-29). "Mapping the Top Food & Drink Trends of 2018: Pandan | Commetric" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-07.
  11. ↑ "Has Nigella 'Columbused' pandan?". ABC listen (dalam bahasa Australian English). 2017-11-14. Diakses tanggal 2025-03-07.
  12. ↑ Ahmad, Faujan B. H.; Mackeen, Muhammad M.; Ali, Abdul M.; Mashirun, Siti R.; Yaacob, Mariani M. (1995-12-01). "Repellency of Essential Oils Against the Domiciliary Cockroach, Periplaneta Americana". International Journal of Tropical Insect Science (dalam bahasa Inggris). 16 (3): 391–393. doi:10.1017/S174275840001746X. ISSN 1742-7592.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan