Senin, 21 September 2026
05:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Dadali

grup musik asal Indonesia

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Dadali"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Untuk lagu kontemporer Sunda, lihat Manuk Dadali.
Dadali
AsalBogor, Indonesia
GenrePop
Tahun aktif2009 - sekarang
LabelAscada
Anggota
Mantan anggota
  • Yuda (alm)
  • Fadel
  • Eka
  • Rix (alm)
  • OQ

Dadali merupakan sebuah grup musik asal Bogor, Indonesia yang dibentuk pada 11 September 2009. Grup musik ini awalnya beranggotakan 6 orang yaitu Dyrga (vokal), Rickarjd (gitar), Yuda (gitar), Fadel (bass), Rix (kibor) dan OQ (drum). Grup musik ini bergenre pop.

Album pertamanya adalah "Di Saat Aku Mencintaimu" dirilis pada tahun 2010, menampilkan vokal perform lipsing visual dari Rey Utami.

Anggota band

Anggota sekarang

  • Dyrga – vokalis utama (2009 - sekarang)
  • Rickarjd – gitaris utama (2009 - sekarang)
  • Boim – gitaris ritme (2023 - sekarang)
  • Hendy – bassist (2022 - sekarang)
  • Obot Zivilia – drummer (2022 - sekarang)
  • Vijay – keyboardist (2022 - 2025,2026 - sekarang)

Mantan anggota

  • Yuda – gitaris ritme (2009 - 2021, meninggal dunia 2021)
  • Eka – bassist (2013 - 2022)
  • Fadel - bassist (2009 - 2012)
  • Rixx – keyboardist (2009 - 2021, meninggal dunia 2021)
  • OQ – drummer (2009 - Study 2016)
  • Gupis – additional drummer (2017 - 2021)

Sejarah

Dadali Band adalah band asal Bogor yang dibentuk oleh Dyrga (vokal), Fadel (bass), Rickjard (gitar), Yuda (gitar), Rix (keyboard) dan OQ (drum). Band yang secara resmi terbentuk pada 11 September 2009 ini mengambil filosofi nama burung Dadali dengan harapan agar mereka dapat terus mengepakkan sayap selebar mungkin di dunia musik. Nama Dadali Band mulai dikenal ketika videonya di YouTube ditonton oleh lebih dari satu juta penonton dalam kurun waktu lima bulan. Padahal saat itu Dadali Band baru mempersiapkan rencana promonya.

Video promonya yang berjudul "Di Saat Aku Mencintaimu" memang dinilai unik dan menarik. Sebagian besar komentar di YouTube karena tertarik dengan jalan cerita dalam video klip tersebut. Video klip tersebut berkisah tentang seorang pria yang terlambat dalam menyatakan cintanya.

Dalam waktu enam bulan, video yang diunggah di YouTube telah ditonton lebih dari dua juta kali. Berkat prestasinya tersebut Dadali Band memecahkan rekor MURI sebagai band yang videonya paling banyak ditonton di YouTube. Sementara itu, album perdana yang mereka keluarkan berjudul sama dengan lagu hits "Di Saat Aku Mencintaimu" di tahun 2010 yang berisikan 10 lagu. Lalu album kedua mereka luncurkan pada tahun 2014 berjudul "Disaat Sendiri". yang berisikan 10 lagu. Dengan hits lagu berjudul sama dengan album menjadi andalannya untuk mengarungi persaingan musik tanah air, selepas kesuksesan pada album perdana mereka. Album terakhir yang mereka rilis "Disaat Patah Hati" di tahun 2018 berisikan juga 10 lagu.

Diskografi

Album Studio

Album Kompilasi

  • NAGASWARA HOT 100 (2013)
  • Kompilasi Religi Terbaik (2014)

Single

  • "Ku Tak Pantas di Surga" (2012)
  • "Renungan Malam" (2013)
  • "Berikanlah AmpunanMu" (2014)
  • "Disaat Aku Tersakiti" (2014)
  • "Cinta yang Tersakiti" (2015)
  • "Disaat Aku Pergi" (2016)
  • "Disaat Aku Mencintaimu" (Remake) (2017)
  • "Cinta Jangan Kau Pergi" (2019)
  • "Dalies Sejati" (2019)
  • "Lihat Ku Disini" (2019)
  • "Jangan Cepat Ambil Nyawaku" (2019)
  • "Cintaku Sangat Luar Biasa" (2020)
  • "Sakit Teramat Sakit" (2021)
  • "Setulus Mencintaimu" (2021)
  • "Sayang Pakabar" (2021)
  • "Dia atau Diriku" (2021)
  • "Cinta Berbalas Dusta" (2021)
  • "Kau Terbaik Untukku" (2021)
  • "Disaat Sayang Padamu" (2022)
  • "Hidupku Selalu Bahagiamu" (2022)
  • "Biarkan Ku Berlari" (2023)
  • "Mungkin Pilihan Terbaik" (2023)
  • "Sampai Maut Memisahkan" (2024)
  • "Sebuah Kasih" (2025)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik musik atau lagu Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan