Minggu, 20 September 2026
11:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dynamic HTML

Dynamic HTML

DHTML (Dynamic HTML)
250px-HTML.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

DHTML atau Dynamic HTML, bukanlah suatu bahasa pemrograman melainkan merupkan suatu istilah untuk membuat halaman web yang dinamis dan interaktif dengan mengkombinasikan bahasa markah HTML, JavaScript, Document Object Model, dan CSS.[1]

DHTML mengizinkan skrip bahasa pemrograman untuk diubah menjadi variabel-variabel pada setiap pendefenisian bahasa pemrograman halaman web, yang menghasilkan efek perubahan tampilan beserta dengan fungsi-fungsinya setelah halaman web ditampilkan. Berbeda dengan HTML, yang memiliki kemampuan menghasilkan dan mengolah halaman web sebelum ditampilkan.

Penggunaan

DHTML biasanya digunakan untuk membuat tombol rollover ataupun menu drop-down dan halaman web yang interaktif.

Beberapa teknologi aplikasi penjelajah web memiliki tingkat dukungan terhadap DHTML yang berbeda-beda sehingga sangat sulit dikembangkan. Seperti misalnya variasi dan kombinasi ukuran layar bisa menampilkan dengan baik pada beberapa aplikasi penjelajah web sedangkan yang lainnya tidak. Pengembangan terbaru yang relatif setiap aplikasi penjelajah web seperti Internet Explorer 5.0+, Mozilla Firefox 2.0+, dan Opera 7.0+ sudah manambahkan Document Object Model.

Struktur pada halaman web

Lihat pula: DOM events

Pada dasarnya sebuah halaman web diatur seperti cara berikut ini:

<!doctype html>
<html lang="en">
     <head>
          <meta charset="utf-8">
          <title>DHTML example</title>
     </head>
     <body>
          <div id="navigation"></div>

          <script>
varinit=function(){
myObj=document.getElementById("navigation");
// ... manipulate myObj
};
window.onload=init;
</script>

          <!--
      Walaupun kode tersebut disimpan pada file eksternal; ini bisa diselesaikan dengan membuat pranala file yang mengandung JavaScript.
      Hal ini berguna jika menggunakan skrip pemrograman yang sama pada beberapa [[halaman web]]:
          -->
          <script src="myjavascript.js"></script>
     </body>
</html>

Contoh: menampilkan blok tambahan pada teks

Kode berikut menggambarkan fungsi yang paling sering digunakan. Bagian tambahan pada sebuah halaman web hanya akan ditampilkan jika pengguna menginginkannya.

<!doctype html>
<html lang="en">
     <head>
          <meta charset="utf-8">
          <title>Cara menggunakan fungsi DOM</title>
          <style>
a{background-color:#eee;}
a:hover{background:#ff0;}
#contoh1{background:#cfc;display:none;margin:30px0;padding:1em;}
</style>
     </head>
     <body>
          <h1>Cara menggunakan fungsi DOM</h1>

          <h2><a id="tampilkansembunyikan" href="#">Tampilkan contoh</a></h2>

          <p id="contoh1">Ini adalah sebuah contoh.
      (Informasi tambahan, hanya ditampilkan jika diinginkan pengguna)...</p>

          <p>Lanjutan teks...</p>

          <script>
changeDisplayState=function(id){
vard=document.getElementById('tampilkansembunyikan'),
e=document.getElementById(id);
if(e.style.display==='none'||e.style.display===''){
e.style.display='block';
d.innerHTML='Sembunyikan contoh';
}
else{
e.style.display='none';
d.innerHTML='Tampilkan contoh';
}
};
document.getElementById('tampilkansembunyikan').onclick=function(){
changeDisplayState('contoh1');
returnfalse;
};
</script>
     </body>
</html>

Pranala luar

  1. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-08-05. Diakses tanggal 2009-04-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan