Senin, 21 September 2026
05:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kibele

Kibele

250px-Cybele_formiae.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung marmer Kibele dari abad ke-1 SM Formia, Latium.

Kibele (/[invalid input: 'icon']ˈkɪbəl/ atau [ˈsɪb.əl.i]; bahasa Frigia: Matar Kubileya/Kubeleya "Bunda Kubeleyan", kemungkinan "Bunda Gunung"; bahasa Yunani:Κυβέλη Kybele, Κυβήβη Kybebe, Κύβελις Kybelis), adalah Ibu Bumi dalam kepercayaan Frigia. Seperti juga Gaia dari Yunani dan Rea dari Minoa, Kibele merupakan perwujuan bumi yang subur. Kibele juga adalah dewi gua dan gunung, dinding dan benteng, alam, hewan liar (khsusunya singa dan lebah). Kibele dari Frigia sering kali diidentikkan dengan dewi Hebat dari bangsa Het-Huria, meskipun dewa ini mungkin merupakan asal mula dewa Anatolia, Kubaba.

Penggambaran sosok

Penduduk Yunani Kuno menjadikan Kibele sebagai ibu dari para dewa.[1] Keberadaan Dewi Kibele mengawali perayaan hari ibu pada masa ini.[2] Kibele digambarkan sebagai sosok dewi yang kejam oleh orang-orang Frigia kuno. Ia ditampilkan mengendarai kereta perang dengan singa-singa sebagai penariknya, Sementara para -engikut Kibele ditampilkan bertindak liar tanpa kesadaran. Kondisi ini membuat pengikut Kibele ditampilkan mengebiri diri mereka sendiri.[3]

Penolakan penyembahan

Penolakan terang-terangan terhadap penyembahan Dewi Kibele dilakukan oleh Simforianus. Ia adalah seorang penduduk Prefektur Kota Autun yang menganut agama Kristen. Penolakannya untuk sujud dan tunduk di hadapan patung Dewi Kibele membuatnya diadili di pengadilan. Pada saat penolakan ini, jumlah penganut Kristen masih sangat sedikit. Ia menyatakan bahwa ia mengetahui semua aturan mengenai Dewi Kibele tetapi ia meyakini Yesus Kristus sebagai Tuhan. Akhirnya, ia ditangkap dan dipenjara lalu dibunuh dengan pedang oleh para algojo.[4]

Referensi

  1. Mashuri dan Nilofar, N. (2008). Malimud, Amir (ed.). Peran Ibu dalam Cerita Sarip Tambak Oso (PDF). Sidoarjo: Balai Bahasa Surabaya. hlm. 86. ISBN 978-602-8334-15-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Khuzaimah, dan Pribadi, F. (2022). Imron, A., dan Marzuki, M. I. (ed.). "Analisis Isi Feminisme Dalam Tayangan Youtube Gita Savitri Episode "Beropini Perempuan dan Keperempuanan"" (PDF). Seminar Nasional Kontribusi Ilmu-Ilmu Sosial, Pendidikan dan Hukum dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Indonesia di Era Global: 224. ISBN 978-623-6815-19-9.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link)
  3. Black, Jonathan (2015). Wiyati, Nunung (ed.). Sejarah Dunia yang Disembunyikan [The Secret History of The World]. Diterjemahkan oleh Soekato, I. B., dan Tiha, A. Tangerang Selatan: PT Pustaka Alvabet. hlm. 55. ISBN 978-602-9193-67-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penerjemah (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Rudiyanto, Andreas (2023). Tarchy (ed.). Ensiklopedi Orang Kudus Sepanjang Tahun (PDF). Sleman: Prima Media. hlm. 235. ISBN 978-623-98472-9-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

  • Brixhe, Claude "Le Nom de Cybele", Die Sprache, 25 (1979), 40-45
  • Burkert, Walter, 1982. Greek Religion (Cambridge:Harvard University Press), especially section III.3.4
  • Cirlot, J.E (2001). A Dictionary of Symbols: Second Edition. London: Routledge. hlm. 74 ISBN 0-203-13375-7
  • Emmanuel Laroche, "Koubaba, déesse anatolienne, et le problème des origines de Cybèle", Eléments orientaux dans la religion grecque ancienne, Paris 1960, p. 113-128.
  • George E. Bean. Aegean Turkey: An archaeological guide ISBN 978-0-510-03200-5, 1967. Ernest Benn, London.
  • Hyde, Walter Woodburn Paganism to Christianity in the Roman Empire (U. of Pennsylvania Press, 1946)
  • Knauer, Elfried R. (2006). "The Queen Mother of the West: A Study of the Influence of Western Prototypes on the Iconography of the Taoist Deity." In: Contact and Exchange in the Ancient World. Ed. Victor H. Mair. University of Hawai'i Press. Pp. 62–115. ISBN 978-0-8248-2884-4; ISBN 0-8248-2884-4 (An article showing the probable derivation of the Daoist goddess, Xi Wangmu, from Kybele/Cybele)
  • Lane, Eugene. Ed. Cybele, Attis, and Related Cults: Essays in Memory of M.J. Vermaseren (E.J. Brill, 1996)
  • Mark Munn, "Kybele as Kubaba in a Lydo-Phrygian Context" Diarsipkan 2010-05-16 di Wayback Machine.: Emory University cross-cultural conference "Hittites, Greeks and Their Neighbors in Central Anatolia", 2004 (Abstracts)
  • Motz, Lotte (1997). The Faces of the Goddess. New York: Oxford University Press US. ISBN 0195089677.
  • Roller, Lynn Emrich (1999). In Search of God the Mother: The Cult of Anatolian Cybele. Berkeley and Los Angeles, California: University of California Press. ISBN 0520210247.
  • Showerman, Grant The Great Mother of the Gods (Argonaut, 1969)
  • Vassileva, Maya (2001). "Further considerations on the cult of Kybele". Anatolian Studies. 51, 2001. British Institute at Ankara: 51. doi:10.2307/3643027. JSTOR 3643027.
  • Vermaseren, Maarten Jozef. Cybele and Attis: The Myth and the Cult trans. from Dutch by A. M. H. Lemmers (Thames and Hudson, 1977)
  • Virgil. The Aeneid trans from Latin by West, David (Penguin Putnam Inc. 2003)
  • Virgil. The Aeneid trans from Latin by West, David (Penguin Putnam Inc. 2003) p. 189-190 ISBN 0-14-044932-9

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cybele.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan