Minggu, 20 September 2026
13:44 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kelelawar hidung-babi kitti

Kelelawar hidung-babi kitti

Craseonycteris thonglongyai
Rentang waktu: Sekarang
250px-Craseonycteris_thonglongyai.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Superfamili:
Famili:
Craseonycteridae

Hill, 1974
Genus:
Craseonycteris

Hill, 1974
Spesies:
Craseonycteris thonglongyai

Hill, 1974
Kitti%27s_Hog-nosed_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Peta persebaran
Artikel takson sembarang

Kelelawar hidung-babi kitti (bahasa Inggris: Kitti's hog-nosed bat; nama ilmiah: Craseonycteris thonglongyai) adalah spesies kelelawar yang mendekati terancam punah dan merupakan satu-satunya anggota famili Craseonycteridae yang masih ada. Kelelawar ini ditemukan di Thailand bagian barat dan Myanmar bagian tenggara, lokasi ia menempati gua-gua batu kapur di sepanjang sungai.

Kelelawar hidung-babi kitti adalah spesies kelelawar terkecil dan bisa dibilang mamalia terkecil di dunia. Hewan ini memiliki mantel coklat kemerahan atau abu-abu, dengan moncong seperti babi yang khas. Ukuran koloninya sangat beragam, dengan rata-rata 100 individu per gua. Kelelawar ini mencari makan selama periode aktivitas singkat pada malam hari dan fajar, berkeliling di sekitar kawasan hutan terdekat untuk mencari serangga. Hewan betina melahirkan setiap tahun untuk menghasilkan satu keturunan.

Meskipun status kelelawar ini di Myanmar tidak diketahui dengan baik, populasinya di Thailand terbatas pada satu provinsi dan mungkin berisiko punah. Ancaman potensialnya terutama bersifat antropogenik, dan mencakup degradasi habitat dan gangguan tempat bersarang.[1]

Referensi

  1. 1 2 Bates, P.; Bumrungsri, S.; Francis, C. (2019). "Craseonycteris thonglongyai". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T5481A22072935. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T5481A22072935.en. Diakses tanggal 20 Mei 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Craseonycteris thonglongyai.
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Craseonycteris thonglongyai.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan