Selasa, 22 September 2026
01:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Congdut

Congdut

genre musik crossover antara keroncong dan dangdut

Congdut
EtimologiKeroncong-dangdut
Sumber aliran
Sumber kebudayaanDekade 1990-an (Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur)
Alat musik yang biasa digunakan
Bentuk turunan
330px-Borobudur_lute%2C_stick_zither_and_flute%2C_1880_photo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kecapi, seruling dan sitar pada relief Borobudur, foto ca1890
Musik dari Indonesia
Topik umum
Jenis
Bentuk khusus
Musik religi
Musik etnik
Musik tradisional
Media dan pertunjukan
Penghargaan musik
Tangga musik
Festival musik
Media musik
Musik nasional
Lagu kebangsaan
Indonesia Raya
Daftar lagu nasional Indonesia
Musik daerah

Congdut, yang merupakan kependekan dari Keroncong-Dangdut adalah suatu bentuk campursari yang populer di daerah berbahasa Jawa.[1][2][3] Dari namanya diketahui bahwa subgenre musik ini merupakan crossover dari keroncong (terutama langgam Jawa) dan dangdut. Masuknya unsur tabla dan suling membuat lagu-lagu langgam Jawa lebih dinamis dan disukai pendengar muda. Tokoh terkemuka aliran ini adalah Didi Kempot .[4][5][6]

Referensi

  1. Rahmawati, L. P. (2017). Eksistensi musik campursari karya didi kempot. Pendidikan Seni Musik, 6(1), 31-36
  2. Sari, Nigar Pandrianto, Gregorius Genep Sukendro, Roswita Oktavianti, Wulan Purnama (2023-02-06). Budaya Pop: Komunikasi dan Masyarakat (dalam bahasa Arab). Gramedia Pustaka Utama. hlm. 78. ISBN 978-602-06-6870-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. "March 2011". Managemen Sekolah (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-05.
  4. "Didi Kempot dan Bias Identitas Campursari". CNN Indonesia. Diakses tanggal 27 july 2010.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  5. "Didi Kempot dan Bias Identitas Campursari". hiburan. Diakses tanggal 2026-02-05.
  6. "Merawat Ekosistem Campursari Didi Kempot – Dangdut Studies" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-02-05.


Ikon rintisan

Artikel bertopik musik atau lagu Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan