Minggu, 11 Oktober 2026
01:38 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Chandrayaan-2

Bagikan:
Chandrayaan-2
OperatorOrganisasi Penelitian Luar Angkasa India
Tipe misiPengorbitan, pendaratan dan penjelajahan
Satelit dariBulan
Tanggal perluncuran2017 (proposed)[1]
Wahana peluncurGSLV
Durasi misiSatu tahun (pengorbitan dan penjelajahan)
Situs webISRO
Berat2,650 Kg (pengorbitan, pendaratan dan penjelajahan)

Chandrayaan-2 (Sanskerta: चन्द्रयान-२, lit: Kendaraan candra[2][3] pronunciationⓘ), adalah misi eksplorasi bulan kedua yang dilakukan oleh India. Dikembangkan oleh Organisasi Penelitian Luar Angkasa India, misi tersebut direncanakan untuk diluncurkan ke Bulan oleh Geosynchronous Satellite Launch Vehicle (GSLV),[4] meliputi pengorbitan bulan, pendaratan dan penjelajahan bulan, semua dikembangkan oleh India. India mulai meluncurkan Chandrayaan-2 pada akhir 2016 atau awal 2017.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "India to launch Chandrayaan-II by 2017". NTS - Aerospace Services. The Hindu. 10 Januari 2014. Diakses tanggal 2014-01-12. {{cite news}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "candra". Spoken Sanskrit. Diakses tanggal 2008-11-05.
  3. ↑ "yaana". Spoken Sanskrit. Diakses tanggal 2008-11-05.
  4. ↑ "Chandrayaan-2: India to go it alone". The Hindu. Januari 22, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-17. Diakses tanggal 2014-05-06.
Aktif
Berawak
tak ada
Robotik
Sebelumnya
Berawak
Robotik
Gagal
Direncanakan
Artemis
CLEP
CLPS
Luna-Glob
Others
Diusulkan
CLPS


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan