Kamis, 24 September 2026
06:40 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kapsaisin

Kapsaisin

Bahan kimia yang menyengat dalam cabai

Kapsaisin
250px-Kapsaicyna.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Capsaicin-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
(6E)-N-[(4-Hydroxy-3-methoxyphenyl)methyl]-8-methylnon-6-enamide
Nama lain
(E)-N-(4-Hydroxy-3-methoxybenzyl)-8-methylnon-6-enamide
8-Methyl-N-vanillyl-trans-6-nonenamide
trans-8-Methyl-N-vanillylnon-6-enamide
(E)-Capsaicin
Capsicine
Capsicin
CPS
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C18H27NO3/c1-14(2)8-6-4-5-7-9-18(21)19-13-15-10-11-16(20)17(12-15)22-3/h6,8,10-12,14,20H,4-5,7,9,13H2,1-3H3,(H,19,21)/b8-6+ checkY
    Key: YKPUWZUDDOIDPM-SOFGYWHQSA-N checkY
  • InChI=1/C18H27NO3/c1-14(2)8-6-4-5-7-9-18(21)19-13-15-10-11-16(20)17(12-15)22-3/h6,8,10-12,14,20H,4-5,7,9,13H2,1-3H3,(H,19,21)/b8-6+
    Key: YKPUWZUDDOIDPM-SOFGYWHQBQ
  • O=C(NCc1cc(OC)c(O)cc1)CCCC/C=C/C(C)C
Sifat
C18H27NO3
Massa molar 305,42 g·mol−1
Penampilan kristal bubuk putih[1]
Bau sangat mudah menguap dan menyengat
Titik lebur 62 hingga 65 °C (144 hingga 149 °F; 335 hingga 338 K)
Titik didih 210 hingga 220 °C (410 hingga 428 °F; 483 hingga 493 K)0.01 Torr
0.0013 g/100 mL
Kelarutan larut dalam alkohol, eter, benzena
agak larut dalam CS2 (karbon disulfida), HCl, dan minyak
Tekanan uap 1,32×10−8 mm Hg at 25 °C[2]
λmaks 280 nm
Struktur
monoklinik
Farmakologi
Kode ATC M02AB01
N01BX04
Licence data
Bahaya
Bahaya utama Toxic (T)
Lembar data keselamatan Capsaicin, Natural MSDS
Frasa-R R24/25
Frasa-S S26, S36/37/39, S45
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Kapsaisin
Hottest-chili-rating.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Tingkat kepedasanDiatas nilai tertinggi
Skala Scoville15,000,000–16,000,000 SHU

Kapsaisin (bahasa Inggris:Capsaicin, /kæpˈs.ɪsɪn/ (INN); 8-methyl-N-vanillyl-6-nonenamide) adalah komponen aktif dari cabai, yang merupakan tanaman dari genus Capsicum. Zat ini menyebabkan iritasi pada mamalia, termasuk manusia, dan menghasilkan sensasi terbakar (pedas) di jaringan mana pun yang bersentuhan dengannya. Kapsaisin dan beberapa senyawa terkait yang disebut kapsaikinoida dan diproduksi sebagai metabolit sekunder oleh cabai. Produksi zat ini mungkin bertujuan sebagai bentuk adaptasi tumbuhan untuk menghambat mamalia dan jamur tertentu.[3]

Skala Kapsaisin

Rasa pedas ini diukur dengan skala yang disebut Scoville. Kapsaisin murni mengandung 15 juta Scoville. Pada bulan Agustus 2023, Guinness World Records menyatakan Pepper X adalah cabai terpedas di dunia dengan tingkat kepedasan mencapai rata-rata 2.693.000 SHU (Scoville Heat Unit).[4]

Kapsaisinoid

Kapsaisin adalah kapsaisinoid yang utama di dalam cabai yang diikuti oleh dihidrokapsaisin. Dua campuran ini juga adalah kapsaisinoid yang dua kali lebih panas dari nordihidrokapsaisin, homodihidrokapsaisin, dan homokapsaisin.

Jenis kapsaisinoidSingk.Persentase
kandungan
rata-rata
Skala
Scoville
Struktur Kimia
KapsaisinC69%15.000.000 Chemical structure of capsaicin
DihidrokapsaisinDHC22%15.000.000 Chemical structure of dihydrocapsaicin
NordihidrokapsaisinNDHC7%9.100.000 Chemical structure of nordihydrocapsaicin
HomodihidrokapsaisinHDHC1%8.600.000 Chemical structure of homodihydrocapsaicin
HomokapsaisinHC1%8.600.000 Chemical structure of homocapsaicin

Tidak larut dalam air

Kapsaisin adalah zat nonpolar, tidak bisa dicampur air, persis seperti minyak. Jadi jika terasa pedas tidak akan sembuh dengan meminum air karena kapsaisin tidak larut, bahkan dengan air, kapsaisin bisa merata di dalam rongga mulut.[5]

Cara terbaik menghilangkan pedas adalah dengan lemak atau minyak. Kedua zat itu melarutkan kapsaisin sehingga mudah lenyap dari dalam mulut. Kapsaisin juga memiliki efek antikoagulan. Susu juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa pedas. Kasein dalam susu memilki kemampuan menyerap dan menggumpalkan kapsaisin yang ada di lidah.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ChemSpider–Capsaicin
  2. What Made Chili Peppers So Spicy? Talk of the Nation, 15 August 2008.
  3. Sani, Tania. "Mengenal Pepper X, Cabai Terpedas di Dunia yang Menggeser Posisi Carolina Reaper". Jawapos. Diakses tanggal 1 Agustus 2024.
  4. Cahya, Indra (29 maret 2021). Cahya, Indra (ed.). "Mengapa Minum Air Saat Makan Pedas Justru Memperburuk Rasanya?". Merdeka.com. Diakses tanggal 22 mei 2021.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  5. Adhi, Irawan Sapto (2 Juni 2020). Adhi, Irawan Sapto (ed.). "5 cara menghilangkan rasa pedas dengan cepat". Kompas.com. Diakses tanggal 22 mei 2021.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan