Senin, 28 September 2026
21:31 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Iritasi

Iritasi

keadaan peradangan

Untuk perasaan, lihat iritabilitas.
Lihat pula: Bahaya kimia
250px-ExclamationMark.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menurut OSHA, Tanda Seru menandakan iritan kulit, mata, atau saluran pernapasan, atau narkotika.

Iritasi, atau kerengsaan dalam biologi dan fisiologi, adalah suatu keadaan peradangan atau reaksi menyakitkan terhadap alergi atau kerusakan lapisan sel. Stimulus atau agen yang menyebabkan kondisi iritasi adalah iritan. Iritan biasanya dianggap sebagai agen kimia (misalnya fenol dan kapsaisin) tetapi rangsangan mekanis, termal (panas), dan radiatif (misalnya sinar ultraungu atau radiasi pengion) juga dapat menjadi iritan. Iritasi juga memiliki penggunaan nonklinis yang mengacu pada rasa nyeri atau ketidaknyamanan fisik atau psikologis yang mengganggu.

Iritasi juga dapat disebabkan oleh beberapa respon alergi akibat paparan beberapa alergen misalnya dermatitis kontak, iritasi selaput lendir dan pruritus. Selaput lendir adalah tempat iritasi yang paling umum terjadi karena mengandung kelenjar sekresi yang mengeluarkan lendir yang menarik alergen karena sifatnya yang lengket.

Iritasi kronis adalah istilah medis yang menandakan bahwa kondisi kesehatan yang menyakitkan telah terjadi selama beberapa waktu. Ada banyak gangguan yang dapat menyebabkan iritasi kronis, sebagian besar melibatkan kulit, vagina, mata, dan paru-paru.

Lihat pula

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan