Senin, 28 September 2026
09:49 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Cacar sapi

Cacar sapi

250px-Anak_sapi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Sapi

Cacar Sapi adalah penyakit cacar yang disebabkan oleh virus variola.[1] Penyebab cacar ini adalah anggota dari genus orthopoxvirus, yang juga termasuk virus seperti cacar sapi, cacar monyet, dan kontagiosum moluskum.[2]

Sejarah

Pada bulan Mei 1796, untuk pertama kalinya dilakukan imunisasi pada pasien cacar air dengan material dari luka cacar air sapi.[3] Edward Jenner menyuntik James Phipps, seorang bocah lelaki berumur delapan tahun dengan sesuatu yang diambil dari bintik penyakit cacar sapi yang ada di tangan seorang pemerah susu.[3] Sebagaimana memang diharapkan, bocah kecil itu kehinggapan cacar sapi tetapi segera sembuh.[3]

Beberapa minggu kemudian, Jenner menyuntikkan Phipps serum cacar.[3] Ternyata seperti yang diharapkan pada bocah itu tak tampak tanda-tanda penyakit.[3] Sesudah melakukan penyelidikan lebih mendalam, Jenner memperkenalkan hasil-hasil usahanya lewat sebuah buku tipis berjudul An Inquiry into the Causes and Effects of the Variolae Vaccinae, diterbitkannya secara pribadi tahun 1798.[3]

Jenner menciptakan sendiri gagasan bahwa serangan penyakit cacar sapi dapat memberikan kekebalan terhadap cacar.[3] Namun, sebelum Jenner, ternyata sudah ada orang lain yang melkukan penyelidikan itu.[3] Kendati Jenner bukanlah seorang ilmuwan orisinal yang menemukan hasil penelitian itu.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Penyebab Penyakit Cacar dan Jenisnya". Portal 22. 2013-04-06. Diakses tanggal 2014-06-13.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Penyebab Cacar Adalah Virus Variola". Kesehatan123. 2011-05-27. Diakses tanggal 2014-06-12.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=[pranala nonaktif permanen]
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Mengenal Sosok Penemu Vaksin Penyakit Cacar". Vemale.com. 2014-04-24. Diakses tanggal 2014-06-13.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan