Sabtu, 17 Oktober 2026
15:33 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bujang Ganong

Bujang Ganong

tokoh dalam seni Reog Ponorogo

Bagikan:
250px-Bujang_Ganong_di_lapangan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penari Bujang Ganong, bagian dari Reog Ponorogo.
250px-Batokan_topeng_ini_dibuat_oleh_maestro_bujang_ganong_bapak_Hartono_Leke.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Topeng Bujang Ganong karya maestro Hartono Leke

Bujang Ganong (Ganongan) (aksara Jawa: ꦧꦸꦗꦁꦒꦤꦺꦴꦁ) atau Patih Bujangga Anom[1] adalah penari dalam kesenian Reog Ponorogo yang menggambarkan sosok patih muda (patihnya Klono Sewandono) yang cekatan, cerdik, jenaka, dan sakti. Sosok ini bagian dari Reog Ponorogo dan digambarkan dengan topeng yang mirip dengan wajah raksasa, hidung panjang, mata melotot, mulut terbuka dengan gigi yang besar/agak maju tanpa taring, wajah merah darah, dan rambut yang lebat warna hitam menutup pelipis kiri dan kanan. Dalam pementasan Reog Ponorogo, Bujang Ganong biasanya diperagakan oleh 2 orang. Tokoh ini menjadi bagian yang selalu ditunggu-tunggu oleh penonton khususnya anak-anak karena kelucuannya.[2]

Tari Bujang Ganong dalam gerak tarinya menampilkan akrobatik yang aktratif dan ekstrem, pada zaman dahulu bila dua grup bertemu saat arak-arakan, maka tiap grup reog akan menampilkan bujang ganong untuk duel akrobatik.

Maestro

Saat ini Maestro Bujang Ganong adalah Hartono Leke Pakunden yang telah menciptakan pakem tari Bujang Ganong serta masih aktif memperagakan tari Bujang Ganong dan membuat topeng Bujang Ganong maupun peralatan Reog.

Selain menciptakan pakem tari Bujang Ganong, Hartono Leke juga menciptakan topeng bujang ganong dengan ciri khasnya sendiri yang kemudian menjadi pakem topeng dari Bujang Ganong Saat ini.

namun yang tercatat di Panggung Maestro adalah kawannya bernama Slamet Mlarak, hal itu karena Hartono Leke menyampaikan tidak bisa ikut serta selama proses pendaftaran hingga pentas di jakarta sebab terkendala jarak sudah tidak tinggal di Ponorogo.[2]

Galeri

  • Bujang ganong dalam ambilan dekat
    Bujang ganong dalam ambilan dekat
  • Penari Bujang Ganong
    Penari Bujang Ganong
  • Atraksi Bujang Ganong
    Atraksi Bujang Ganong
  • Bujang Ganong melakukan sembah
    Bujang Ganong melakukan sembah
  • Penari Bujang Ganong dengan latar belakang Candi Bajang Ratu
    Penari Bujang Ganong dengan latar belakang Candi Bajang Ratu

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ disbudparpora. "Reog: Lahir, Tumbuh, dan berkembang di Ponorogo". disbudparpora.ponorogo.go.id. Diakses tanggal 2023-01-24.
  2. 1 2 ditindb (17 Desember 2015). "Reog Ponorogo". kebudayaan.kemdikbud.go.id. Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemdikbud. Diakses tanggal 26 Desember 2019.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Kabupaten Ponorogo ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan