Senin, 28 September 2026
07:24 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Bawang merah

Bawang merah

spesies tumbuhan

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Bawang merah
250px-Bawang_Merah_atau_Brambang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bawang merah di pasar
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Amaryllidaceae
Subfamili: Allioideae
Genus: Allium
Spesies:
Varietas:
A. c. var. aggregatum
Nama trinomial
Allium cepa var. aggregatum

Bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum),[1] juga dikenal sebagai berambang,[butuh rujukan] adalah sebuah kelompok budidaya dari bawang bombai. Hingga 2010, bawang merah Prancis diklasifikasikan sebagai spesies terpisah, Allium ascalonicum. Takson tersebut disinonimkan dengan Allium cepa (bawang bombai biasa) pada 2010, karena perbedaannya dianggap terlalu kecil untuk membenarkannya sebagai spesies yang terpisah.[2][3]

Sebagai bagian dari genus bawang Allium, kerabat dekatnya meliputi bawang putih, daun bawang, bawang prei, kucai,[4] dan bawang rakkyo.[5]

Deskripsi

Bunga

250px-Shallot_whole_plant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seluruh bagian tanaman bawang merah dari akar, umbi, daun, batang, dan bunga

Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang di dalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik.

Buah dan biji

Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Kandungan

Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

Senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat jaringan bawang merah diiris menyebabkan mata manusia mengeluarkan air mata[6][7].Pembentukannya terpicu oleh dilepaskannya enzim lachrymatory-factor synthase ketika jaringan tubuh tanaman dilukai. Enzim ini akan mengubah asam-asam amino sulfoksida (mengandung oksida belerang) menjadi asam sulfenat yang tidak stabil. Salah satu senyawa yang terbentuk dari asam sulfenat adalah sin-propanatial-S-oksida, yang kemudian menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Manfaat

Bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan Indonesia berupa soto, sup juga bubur ayam menggunakan bawang goreng sebagai penyedap sewaktu dihidangkan. Selain diolah menjadi bawang goreng, bawang merah dapat juga dapat bermanfaat sebagai obat yaitu untuk mengobati maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah karena bawang merah dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.[8]

Galeri

  • Bawang merah yang dijual di India
    Bawang merah yang dijual di India
  • Bawang merah yang dicincang untuk sate
    Bawang merah yang dicincang untuk sate
  • Bawang merah yang diiris untuk bawang goreng di Indonesia
    Bawang merah yang diiris untuk bawang goreng di Indonesia
  • Bawang goreng, yang terdiri dari bawang merah yang digoreng renyah, merupakan taburan yang populer di Indonesia
    Bawang goreng, yang terdiri dari bawang merah yang digoreng renyah, merupakan taburan yang populer di Indonesia
  • Bawang merah yang dijadikan acar
    Bawang merah yang dijadikan acar

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Pratiwi, Erviana Eka; Maharijaya, Awang; Dinarti, Diny (2020-04-30). "Genetic Diversity of Shallot (Allium cepa var. aggregatum) Based on Morphology and Molecular Markersetik Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum) Berdasarkan Marka Morfologi dan Molekuler". Jurnal Hortikultura Indonesia. 11 (1): 51–60. doi:10.29244/jhi.11.1.51-60. ISSN 2614-2872.
  2. ↑ "Bawang merah". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database.
  3. ↑ Fritsch, R. M.; N. Friesen (2002). "Chapter 1: Evolution, Domestication, and Taxonomy". Dalam H. D. Rabinowitch and L. Currah (ed.). Allium Crop Science: Recent Advances. Wallingford, UK: CABI Publishing. hlm. 21. ISBN 0-85199-510-1.
  4. ↑ Block, E. (2010). Garlic and Other Alliums: The Lore and the Science. Royal Society of Chemistry. ISBN 978-0-85404-190-9.
  5. ↑ "AllergyNet — Allergy Advisor Find". Allallergy.net. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Juni 2010. Diakses tanggal 14 April 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Why does chopping an onion make you cry?. Everyday Mysteries. Fun Science Facts from the Library of Congress. Diakses 11 Desember 2018.
  7. ↑ S. Imai, N. Tsuge, M. Tomotake, Y. Nagatome, H. Sawada, T. Nagata, H. Kumagai. 2002. An onion enzyme that makes the eyes water. Nature 419:685. DOI: 10.1038/419685a.
  8. ↑ Budi Samadi; Bambang Cahyono (2005). Bawang Merah Intensifikasi usaha tani. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 979-497-323-8.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan