Sabtu, 07 November 2026
03:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Boran

Boran

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Borana atau Boron.
Untuk jenis sapi, lihat sapi boran.
"Poran" beralih ke halaman ini. Untuk film 2022, lihat Poran (film).
Boran
Ratu dari Segala Ratu Iran
250px-Gold_coin_of_Boran%2C_daughter_of_Khusrau_II.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ratu Kekaisaran Sasaniyah
Pemerintahan pertama630
PendahuluShahrbaraz
PenerusShapur-i Shahrvaraz
Pemerintahan ke-2Juni 631—Juni 632
PendahuluAzarmidokht
PenerusYazdegerd III
Permaisuri Kekaisaran Sasaniyah
Masa jabatan628
MeninggalJuni 632
Ctesiphon
AyahKhosrow II
IbuMaria
PasanganKavad II
WangsaWangsa Sasaniyah
AgamaZoroastrianisme

Boran (juga dieja Buran, bahasa Persia Pertengahan: 60px-BoranPahlavi.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail) adalah ratu Sasaniyah (banbishn) Iran dari 630 hingga 632, dengan interupsi beberapa bulan. Dia adalah putri dari raja (atau shah) Khosrow II (m. 590–628) dengan putri Kekaisaran Romawi Timur, Maria. Dia merupakan wanita kedua dari hanya tiga wanita yang memerintah dalam sejarah Iran, selain Musa dari Partia, dan saudari Boran Azarmidokht.

Pada tahun 628, ayahnya digulingkan dan dieksekusi oleh saudara laki-laki sekaligus suaminya, Kavad II, yang juga mengeksekusi semua saudara kandung dan saudara tiri Boran, yang menandai dimulainya periode perpecahan dalam kekaisaran. Kavad II meninggal beberapa bulan kemudian, dan digantikan oleh putranya yang berusia delapan tahun, Ardashir III, yang setelah memerintah hampir dua tahun, dibunuh dan dirampas kekuasaannya oleh perwira militer Iran Shahrbaraz. Boran segera naik takhta dengan bantuan komandan militer Farrukh Hormizd, yang membantunya menggulingkan Shahrbaraz.

Dia dan saudara perempuannya adalah satu-satunya pewaris sah yang dapat memerintah pada saat itu. Boran mewarisi kekaisaran yang sedang merosot akibat perang saudara antara dua faksi utama, keluarga bangsawan Persia (Parsig) dan Partia (Pahlav). Dia berkomitmen untuk membangkitkan kembali kenangan dan prestise ayahnya, yang pada masa pemerintahannya Kekaisaran Sassaniyah telah berkembang hingga mencapai wilayah kekuasaan terluasnya.

Nama

Nama Boran muncul sebagai Bōrān (atau Burān) pada uang koinnya,[1] yang dianggap oleh sejarawan Prancis Gignoux sebagai hipokoristik dari *baurāspa ('memiliki banyak kuda').[2] Penyair Persia abad pertengahan Ferdowsi menyebutnya sebagai Pūrāndokht dalam puisi epiknya,Shahnameh ("Kitab Para Raja"). Akhiran dokht (-dukht dalam bahasa Persia Pertengahan), yang berarti "anak perempuan", merupakan suatu perkembangan baru yang dilakukan dalam rumpun bahasa Iran Pertengahan untuk lebih mudah membedakan nama perempuan dari nama laki-laki.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Daryaee 1999, hlm. 78, 81.
  2. ↑ Al-Tabari 1985–2007, v. 5: p. 404 (note 996).
  3. ↑ Schmitt 2005a.
  4. ↑ Schmitt 2005b.

Sumber

Bacaan lanjutan

  • Kuntz, Roger; Warden, William B. (1983). "A Gold Dinar of the Sasanian Queen Buran". Museum Notes. 28. The American Numismatic Society: 133–5. JSTOR 43573666. (perlu mendaftar)
§ perampas kekuasaan atau pengeklaim rival
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan