Minggu, 18 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Blongsong

Bagikan:

Blongsong (alias Sewet blongsong dalam bahasa Palembang) merupakan salah satu jenis tenunan khas suku Palembang berasal dari Palembang di Sumatera Selatan, Tuan kentang merupakan daerah yang terkenal menghasilkan kain Blongsong.[1] kain blongsong berbentuk sarung dan selendang untuk digunakan oleh kaum perempuan yang merupakan hasil kain tenun tanpa benang emas, sementara untuk kaum laki-laki memakai sewet Tajung yang merupakan hasil kain tenun tanpa benas emas.[1]

Kain Tajung dan Blongsong diperkirakan telah ada sejak era Kesultanan Palembang, karena Tajung merupakan salah satu busana para pejabat di Kesultanan Palembang. Pria dilarang untuk mengenakan Songket. Songket hanya dipakai oleh wanita yang sudah menikah pada masa itu. Oleh karena itu, pria diperuntukkan untuk memakai Tajung. Sementara itu, Blongsong digunakan oleh wanita dan umumnya dibuat dalam bentuk scarf. Selain Tajung, Blongsong, dan Songket, pada era itu juga sudah dikenal Batik Palembangan yang digunakan untuk wanita yang belum menikah.[1] Sejalan dengan perkembangan jaman, Tajung dan Blongsong telah meleburke dalam masyarakat dan tidak lagi berfungsi sebagai pakaian untuk keluarga kerajaan. Bahkan sekarang kain tenun blongsong atau tanjung dengan motif kedaerahan semakin berkembang secara nasional dan internasional[2]

Benang yang digunakan untuk pembuatan kain tenun blongsong adalah menggunakan benang sutra atau pun katun, namun terdapat juga jenis kain yang merupakan gabungan dari Blongsong dan Songket, yang disebut dengan Blongket. Blongket pada dasarnya merupakan kain Blongsong yang ditenun menggunakan tambahan benang emas membentuk ornamen pada Songket.[3][4]

  1. 1 2 3 Maulinda, Nadia; Safitri, Sani (2021). "Kain Tenun Tajung dan Blongsong: Sejarah dan Ekonomi Masyarakatnya". HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah. 9 (1): 79–86. doi:10.24127/hj.v9i1.2939.{{cite journal}}: |first2= tidak memiliki |last2=
  2. ↑ Ariayanti, Indri; Novianti, Leni (2019). "KERAJINAN TENUN TRADISIONAL BLONGSONG/TAJUNG PALEMBANG". Prosiding PKM-CSR. 2: 310–317. ISSN 2655-3570.{{cite journal}}: |first2= tidak memiliki |last2=
  3. ↑ "Tajung dan Blongsong sepasang Kain Tenun Dari Sumatera Selatan".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Kain Tenun Tajung dan Blongsong: Sejarah dan Ekonomi Masyarakatnya".{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 53Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan