Minggu, 11 Oktober 2026
19:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Berta Karlik

Berta Karlik

dokter asal Austria

Bagikan:
Berta Karlik
250px-04_Universit%C3%A4t_Wien_Arkadenhof_B%C3%BCste_Berta_Karlik_derknopfdruecker_com.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1904-01-24)24 Januari 1904
Meninggal4 Februari 1990(1990-02-04) (umur 86)
AlmamaterUniversitas Wina
Dikenal karenaPenemuan astatin dari hasil proses peluruhan alami
Karier ilmiah
Tempat kerjaInstitut für Radiumforschung

Berta Karlik (24 Januari 1904 – 4 Februari 1990) adalah seorang fisikawati asal Austria. Pada tahun 1942, bersama dengan fisikawati Traude Bernert, ia berhasil membuktikan bahwa astatin adalah hasil dari proses peluruhan alami.[1]

Ia mengenyam pendidikan di Universitas Wina, dan ia bekerja di Institut Penelitian Radium di Akademi Sains Austria dari tahun 1929. Selama kiprahnya sebagai fisikawati, ia juga meneliti sinar alfa, fenomena fluoresens, dan fenomena luminesens.[1]

Publikasi

  • "An Alpha-Radiation Ascribed to Element 85," S.B.Akad. Wiss. Wien, 152:Abt. IIa (Nos. 6-10) 103-110(1943), dengan T. Bernert.[2]
  • "Element 85 in the Natural Disintegration Series," Z. Phys., 123: (Nos. 1-2) 51-72 (1944), dengan T. Bernert.[2]
  • "Uranium Content of Seawater," Akad. Wiss. Wien, Ber, 144:2a (Nos.5-6) 217-225 (1935), dengan F. Hernegger.[2]

Catatan kaki

  1. 1 2 "Karlik, Berta". www.aeiou.at. Diakses tanggal 2019-03-02.
  2. 1 2 3 "CWP at physics.UCLA.edu // Berta Karlik". cwp.library.ucla.edu.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan