Jumat, 09 Oktober 2026
09:37 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Beli panik

Beli panik

Bagikan:
250px-Shelves_usually_selling_toilet_paper_and_tissues_are_empty%2C_due_to_Coronavirus_panic_buying_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembelian panik di Jepang yang disebabkan karena wabah penyakit koronavirus 2019-2020

Beli panik[1] (bahasa Inggris:Panic buying) adalah tindakan membeli barang dalam jumlah besar untuk mengantisipasi suatu bencana, setelah bencana terjadi, atau untuk mengantisipasi kenaikan maupun penurunan harga.

Pembelian karena panik dikaji secara ilmiah oleh teori perilaku konsumen, yang merupakan bidang ilmu ekonomi yang menjelaskan tindakan-tindakan kolektif seperti tren, mode, penimbunan barang, dan penarikan dana besar-besaran.[2]

Perilaku pembelian semacam ini dapat menyebabkan kekurangan stok barang, tanpa memandang apakah situasi kekurangan itu sendiri memang nyata atau hanya dipersepsikan belaka.[3]

Contoh

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Beli panik". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  2. ↑ (Inggris) Duncan, Tom. 2005. Principles of Advertising & IMC, Second Edition. McGraw-Hill, Inc. Bab 5
  3. ↑ "Toxic leak threat to Chinese city". The Repository. 8 Maret 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-04. Diakses tanggal 2020-03-26.
  4. ↑ Archibald Percival Wavell (1973). Moon, Penderel (ed.). Wavell: The Viceroy's Journal. Oxford University Press. hlm. 34.
  5. ↑ Alice L. George (2003). Awaiting Armageddon: How Americans Faced the Cuban Missile Crisis. The University of North Carolina Press. hlm. 78. ISBN 0807828289.
  6. ↑ Lohr, Steve (Januari 1, 2000). "Technology and 2000 – Momentous Relief; Computers Prevail in First Hours of '00". New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "The Millenium Bug threatens food supply systems – developing countries are also vulnerable, FAO warns". Food and Agriculture Organization. 19 April 1999. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2020-03-26.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Collins, Nick (25 Agustus 2009). "EU ban on traditional lightbulbs prompts panic buying". The Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-11. Diakses tanggal 2020-03-26.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "UK fuel blockades tumble". BBC News. 14 September 2000. Diakses tanggal 12 Januari 2008.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Toxic leak threat to Chinese city". BBC News. 23 November 2005.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Massive blaze rages at fuel depot". BBC News. 12 Desember 2005. Diakses tanggal 19 Oktober 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Fire Rages After Blasts At Oil Depot". Sky News. 11 Desember 2005. Diakses tanggal 19 Oktober 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Danielle Kurtzleben, Here's why the ammunition shortage went on for years, Vox (July 1, 2014).
  14. ↑ Stephanie Clifford, Shop Owners Report Rise in Firearm Sales as Buyers Fear Possible New Laws, New York Times (December 22, 2012).
  15. ↑ Sirletti, Sonia; Remondini, Chiara; Lepido, Daniele (2020-02-24). "Virus Outbreak Drives Italians to Panic-Buying of Masks and Food". Bloomberg. Diakses tanggal 2020-02-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  16. ↑ "Virus panic buying prompts toilet paper rationing in Australia". CTV News. Agence France-Presse. 2020-03-04. Diakses tanggal 2020-03-04.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan