Kamis, 08 Oktober 2026
19:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Pandemi flu 2009

Pandemi flu 2009

Bagikan:
Pandemi flu babi 2009
250px-H1N1_map_by_confirmed_cases.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  50.000+ kasus terkonfirmasi
  5.000–49.999 kasus terkonfirmasi
  500–4.999 kasus terkonfirmasi
  50–499 kasus terkonfirmasi
  5–49 kasus terkonfirmasi
  1–4 kasus terkonfirmasi
  Tidak ada kasus terkonfirmasi
PenyakitInfluenza
Galur virusPandemi virus H1N1/09
LokasiSeluruh dunia
Kasus pertamaVeracruz, Meksiko[1][2]
AsalNorth America[1][3]
TanggalJanuari 2009 – 10 Agustus 2010[4][5]
Kasus terkonfirmasi491.382 (konfirmasi lab)[6]
Kasus dicurigai‡700 juta sampai 1.4 miliar (perkiraan)[7]
Kematian
kematian terkonfirmasi yang dilaporkan ke WHO: 18.449[8] (flu patients were generally not tested)[9]
CDC and WHO estimate: 284,000 (range 151,700–575,400)[10]
‡ Kasus yang dicurigai belum dikonfirmasi karena galur ini sedang diteliti di laboratorium. Beberapa galur lain mungkin telah dicegah.

Pandemi flu 2009 (sering disebut pandemi flu babi) adalah pandemi galur virus influenza baru yang diidentifikasi pada bulan April 2009. Galur virus ini diperkirakan sebagai mutasi galur virus influenza A subtipe H1N1. Sumber wabah ini pada manusia belum diketahui, tetapi kasus-kasus pertama ditemukan di Amerika Serikat dan kemudian di Meksiko, yang mengalami peningkatan jumlah kasus, banyak di antaranya fatal.

WHO secara resmi menyatakan wabah ini sebagai pandemi pada 11 Juni 2009, tetapi menekankan bahwa pernyataan ini adalah karena penyebaran global virus ini, bukan karena tingkat bahayanya. WHO menyatakan pandemi ini berdampak tidak terlalu parah di negara-negara yang relatif maju, tetapi dianjurkan untuk mengantisipasi masalah yang lebih berat saat virus menyebar ke daerah dengan sumber daya terbatas, perawatan kesehatan yang buruk, dan bermasalah medis[11] Laju kematian kasus (case fatality rate atau CFR) galur pandemik ini diperkirakan 0,4 % (selang 0,3%-1,5%) [12]

Sampai saat ini masih belum ada vaksin yang tersedia untuk mencegah infeksi. Berita terkini dari WHO menyatakan bahwa "74 negara secara resmi telah melaporkan 27.737 kasus influenza A (H1N1), termasuk 141 kematian.[13] Sampai 24 Mei 2009 hampir 90 persen kematian yang dilaporkan terjadi di Meksiko. Ini telah mengundang spekulasi bahwa Meksiko mungkin telah berada di tengah-tengah epidemi yang tidak diketahui berbulan-bulan sebelum berjangkitnya wabah saat ini. Menurut CDC, fakta bahwa kegiatan infeksi virus flu saat ini dipantau lebih cermat mungkin menerangkan mengapa lebih banyak kasus flu yang dicatat di Meksiko, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Sekitar setengah dari semua virus influenza yang dideteksi sejauh ini adalah virus baru H1N1, yang "menurut para pakar untuk saat ini tidak lebih buruk daripada influenza musiman"[14]

Kejadian di Indonesia

Hingga 13 Juli 2009 di Indonesia sudah terdapat 86 kasus positif flu H1N1 di indonesia terdiri dari 52 laki-laki 34 perempuan yaitu, 24 Juni (2 kasus), 29 Juni (6 kasus), 4 Juli (12 kasus), 7 Juli (8 kasus), 9 Juli (24 kasus), 12 Juli (12 kasus).[15]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Outbreak of Swine-Origin Influenza A (H1N1) Virus Infection: Mexico, March–April 2009". The Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 30 April 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-03-20. Diakses tanggal 20 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Perez-Padilla R, de la Rosa-Zamboni D, Ponce de Leon S, Hernandez M, Quiñones-Falconi F, Bautista E, et al. (Agustus 2009). "Pneumonia and respiratory failure from swine-origin influenza A (H1N1) in Mexico". The New England Journal of Medicine. 361 (7): 680–89. doi:10.1056/NEJMoa0904252. PMID 19564631.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Origin of 2009 H1N1 Flu (Swine Flu): Questions and Answers". Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 25 November 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-03-18. Diakses tanggal 20 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑
  5. ↑
  6. ↑ "Weekly Virological Update on 05 August 2010". World Health Organization (WHO). 5 Agustus 2010. Diakses tanggal 8 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Roos, Robert (8 Agustus 2011). "Study puts global 2009 H1N1 infection rate at 11% to 21%" (dalam bahasa Inggris). Center for Infectious Disease Research and Policy.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Pandemic (H1N1) 2009". World Health Organization (WHO). 6 Agustus 2010. Diakses tanggal 8 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "CDC H1N1 Flu | Influenza Diagnostic Testing During the 2009–2010 Flu Season". www.cdc.gov. Diakses tanggal 4 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Roos, Robert (27 Juni 2012). "CDC estimate of global H1N1 pandemic deaths: 284,000". CIDRAP (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "World now at the start of 2009 influenza pandemic". World Health Organization. 11 Juni 2009. Diakses tanggal 13 Juni 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Fraser, Christophe (Mei 2009). "Pandemic Potential of a Strain of Influenza A (H1N1)" (PDF). Science.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Influenza A(H1N1) - update 46
  14. ↑ "WHO hesitates over declaring flu pandemic", AFP, 21 Mei 2009
  15. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-08-20. Diakses tanggal 2009-07-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan