Jumat, 06 November 2026
08:49 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Batik sumatera

Bagikan:

Batik Sumatera adalah batik yang berasal dari wilayah Pulau Sumatra secara umum telah berkembang sejak zaman kerajaan, di Aceh sekitar abad ke-13 dan di Minang abad ke-16. Dewasa ini batik di Sumatera berkembang di beberapa daerah antara lain, sehingga Memiliki banyak julukan lain sesuai tempat penyebaranya, beberapa di antaranya, yaitu:

  • batik Aceh
  • batik Minang
  • batik Jambi
  • batik Palembang
  • batik Bengkulu Palembang
  • batik Lampung.

Batik-batik tersebut memiliki Motif batik Sumatera sangat beragam yang menggambarkan budaya dan alam setempat.

Motif & Makna

Motif batik Sumatera yang mempunyai makna solidaritas antara lain yaitu motif Lebah Bergantung, Ceplok Gayo, dan Kotak Nan Rancak. Motif Lebah Bergantung bermakna hidup sentosa saling menolong dapat meningkatkan rasa solidaritas saling membantu, saling mengasihi, tidak saling mencela dan menista, sehingga tercipta kondisi yang rukun dan damai terhindar dari berbagai keburukan, aib dan nista.

Motif selanjutnya adalah Ceplok Gayo mengandung makna sikap toleransi masyarakat, dengan penggambaran komposisi

motif ceplok menyebar warna-warni simbol segala perbedaan yang ada dalam masyarakat adalah karunia yang harus disyukuri dan diterima secara wajar.

Motif Kotak Nan Rancak menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat Baturaja yang penuh warna, terkotak-kotak dalam perbedaan, namun tetap terselaraskan dalam naungan sendi-sendi kerukunan beragam, hukum negara, adat-istoadat, dan budaya setempat yang luhur.

Motif ini bermkna hidup yang dinamis, penuh warna, terkotak-kotak dalam perbedaan, beda kepentigan, beda golongan, tetapi tetap dalam persatuan dan kebersamaan yang harmonis, indah, dan penuh toleransi, senada dengan makna "Bhineka Tunggal Ika" semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia.[1]

Lihat Juga

Tautan Referensi

  1. ↑ Jantra-Jurnal Sejarah dan Budaya - Vol.13
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan