Senin, 12 Oktober 2026
15:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Bapandung

Bagikan:

Bapandung adalah seni teater berupa tutur yang berkembang di masyarakat suku Banjar Hulu di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Pandung artinya menirukan tingkah laku manusia atau hewan [1] dan berbeda dengan bercerita biasa dalam bahasa banjar. Kalau bercerita, pemain sebagai objek penikmat kisah sedangkan Bapandung lebih condong ke arah seni keterampilan bercerita seperti misalnya menirukan tingkah laku seseorang. Seorang tukang pandung bebas ingin menyampaikan apapun.

Sejarah

Bapandung pada awalnya dipertunjukkan oleh seorang petani di Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala pada awal 1960-an.

Penampilan

Bahasa yang digunakan dalam keseniaan ini bukanlah dari bahasa Banjar pada umumnya, namun diperkirakan berasal dari daerah Hulu Sungai Tengah atau Hulu Sungai Selatan. Cerita yang dituturkan dalam Bapandung adalah cerita mitos, legenda, cerita rakyat, syair, hikayat dan atau cerita rekaan tukang pandung sendiri. Kesenian ini berfungsi sebagai hiburan masyarakat. Tidak banyak peralatan yang dipergunakan dalam berkesenian ini. Busana atau pakaiannya juga sangat sederhana, yaitu pakaian harian biasa.

Sekarang, tokoh seniman Bapandung atau pamandungan yang tersisa di Kalimantan Selatan hanya ada satu orang yaitu Abdussyukur Mh.[2]

Referensi

  1. ↑ Anwar, Syaiful (2021_04_03). "Bapandung, Seni Tutur Kalsel yang Hampir Punah, Syukur Mencari Penerus Pamandungan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2023-01-14.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ Helman (2019-04-07). "Kenalan Yuuk Dengan Tradisi Kalimantan Selatan Yang Satu Ini "Bapandung"". Duta TV | Berita Terkini Kalimantan Selatan. Diakses tanggal 2023-01-14.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan