Sabtu, 10 Oktober 2026
16:38 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Bandeng tulang lunak

Bandeng tulang lunak

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bandeng tulang lunak" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2022)
Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (April 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
40px-Text_document_with_red_question_mark.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sumber referensi dari artikel ini belum dipastikan dan mungkin isinya tidak benar. Mohon periksa, kembangkan artikel ini, dan tambahkan sumber yang benar pada bagian yang diperlukan. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Bandeng tulang lunak
250px-Bandeng_Presto_Juwana.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bandeng presto
Tempat asalIndonesia
DaerahPati, Semarang, Sidoarjo
Dibuat olehHanna Budimulya
Bahan utamabandeng, bawang putih, kunyit

Bandeng tulang lunak, bandeng duri lunak, atau dikenal dengan salah satu merek dagangnya bandeng Presto, adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Makanan ini dibuat dari ikan bandeng yang dibumbui dengan bawang putih, kunyit, dan garam.

Ikan bandeng ini kemudian dimasak pada alas daun pisang dengan metode pressure cooking, yakni metode melunakkan tulang ikan dengan uap air yang bertekanan tinggi. Makanan yang dimasak dengan cara ini diletakkan dalam panci yang dapat dikunci dengan rapat. Air yang berada di dalam panci ini kemudian dipanaskan hingga mendidih. Uap air yang timbul akan memasak makanan yang berada di dalam panci ini. Karena ikan bandeng terkenal memiliki banyak duri, bandeng tulang lunak adalah makanan yang digemari karena teknik memasak ini membuat tulang-tulang ini menjadi sangat lunak.

Perkembangan

Bandeng tulang lunak ditemukan pada tahun 1977 oleh Hanna Budimulya, yang merintis merek Presto.[1] Pada awalnya, bandeng presto dibuat dalam skala kecil. Namun karena digemari banyak orang, produksi bandeng presto semakin berkembang dan menjadi oleh-oleh dari Kota Semarang.

Referensi

  1. ↑ "Hadirkan Tujuh Kuliner Legendaris". Suara Merdeka Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-23. Diakses tanggal 23 Juni 2018. Kemudian Bandeng Presto, Jalan Pandanaran No 67-69, didirikan oleh Hanna Budi Mulya pada 1977,

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan