Minggu, 11 Oktober 2026
15:16 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Bahasa Peranakan Surabaya

Bahasa Peranakan Surabaya

dialek dari Bahasa Indonesia Peranakan

Bagikan:
Bahasa Peranakan Surabaya
Dituturkan diIndonesia
WilayahKota Surabaya
EtnisTionghoa Indonesia
Penutur
  • Kreol berbasis bahasa Jawa dialek Surabaya
    • Bahasa Peranakan Surabaya
Tampilkan klasifikasi manual
Posisi bahasa Peranakan Surabaya dalam dialek-dialek bahasa Jawa Sunting klasifikasi ini

Catatan:

Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
Latin
Kode bahasa
ISO 639-3–
Lokasi penuturan
The Map of Pabean Cantian Sub-district in Surabaya
  • Warna Merah: Wilayah di mana Bahasa Peranakan Surabaya dituturkan secara dominan, meliputi wilayah kecamatan Pabean Cantian (dan sekitarnya)
osm-intl,7,-7.257469,112.752089,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Peranakan_Surabaya&revid=29196878&groups=_102263d50d55079d568280e48fdedcde4b91834a&parser=parsoidTampilkan peta yang diperbesar
osm-intl,3,-7.257469,112.752089,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bahasa_Peranakan_Surabaya&revid=29196878&groups=_102263d50d55079d568280e48fdedcde4b91834a&parser=parsoidTampilkan peta yang diperkecil
Perkiraan persebaran penuturan bahasa ini.
Koordinat: 7°15′27″S 112°45′08″E / 7.257469°S 112.752089°E / -7.257469; 112.752089
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
40px-Openstreetmap_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
40px-Wikipedia-logo-v2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proyek pemetaan bahasa
ProyekWiki Bahasa
Artikel ini menggunakan peta yang dihasilkan dari OpenStreetMap dan juga jejaring peta (mapframe) yang dibuat oleh kontributor Wikipedia. Apabila Anda menemukan kesalahan informasi, galat, maupun kendala teknis lainnya dalam data peta, silahkan laporkan di sini. Apabila Anda tertarik dalam pengembangan proyek pemetaan bahasa, silakan bergabung ke ProyekWiki kami. Proyek ini sudah menghasilkan sebanyak 667 artikel bahasa dengan peta interaktif yang dapat diakses dan digunakan oleh para pembaca.
120px-Logo_ProyekWiki_Bahasa.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Peranakan Surabaya atau Bahasa Peranakan Dialek Pasar Atom adalah sebuah dialek bahasa Melayu atau bahasa Indonesia yang berakar dari bahasa Jawa Surabaya yang umumnya dituturkan oleh kalangan Tionghoa-Indonesia di Surabaya dan sekitarnya, khususnya dalam urusan berniaga dan pergaulan sehari-hari. Subdialek ini memiliki elemen percampuran antara dialek Surabaya, bahasa Hokkien, dan bahasa Khek.[1][2][3]

Oleh sebagian golongan masyarakat, subdialek ini lebih dikenali sebagai 'bahasa Pasar Atom' karena subdialek ini lebih dominan dituturkan di kawasan perniagaan Pasar Atom yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya. Menurut sejarahnya, perkembangan subdialek ini bermula dari penggunaan pencampuran linguistik yang dituturkan sebagai media komunikasi dalam kegiatan transaksi perniagaan di daerah Pasar Atom sebelum akhirnya berkembang secara ekstensif di daerah sekitar Kecamatan Pabean Cantian, dan kemudian meilputi daerah-daerah lain yang mayoritas beretnis Tionghoa Indonesia di Surabaya, seperti Surabaya Barat dan Surabaya Timur.[4]

Sejarah

Perkembangan bahasa Pasar Atom ini tidak lepas dari sejarah masuknya etnis Tionghoa ke Surabaya. Masyarakat Tionghoa di Surabaya masuk dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada abad ke-13 hingga ke-15 yang bertujuan untuk berdagang, dan gelombang kedua yang datang dari Tiongkok Selatan. Kelompok ini merantau ke Surabaya karena terjadi kekacauan di Tiongkok akibat pergantian dinasti dari Ming ke Qing pada 1644.

Surabaya saat itu dianggap lebih aman daripada Tiongkok Daratan. Permukiman pertama orang-orang Tionghoa di Surabaya berada di sepanjang Kalimas. Para perantau ini cenderung mengikuti bahasa setempat, yakni pada saat itu bahasa Jawa. Bahkan tidak sedikit orang Tionghoa yang menikah dengan orang Jawa. Perkawinan antarsuku ini oleh warga setempat biasa disebut ampyang, yang sebenarnya adalah kue perpaduan kacang cina dengan gula jawa.[5]

Ciri bahasa

Bahasa Pasar Atom memiliki beberapa ciri-ciri dan pola-pola tertentu, di antaranya:

Perubahan bunyi

Perubahan bunyi dalam bahasa Pasar Atom terjadi pada kosakata yang berasal dari bahasa-bahasa Tionghoa, bahasa Jawa, hingga bahasa Indonesia. Perubahan ini dapat berupa pergeseran nilai fonetis, penyederhaan, dan/atau penambahan bunyi.

Kosakata bahasa Tionghoa[3]

  • chiá-chiá (姐姐) → cece (kakak perempuan) — penyederhanaan bunyi
  • māi-māi (妹妹) → meme (adik perempuan) — penyederhanaan bunyi
  • koko (哥哥) → koko (kakak laki-laki)

Kosakata bahasa Indonesia

Pada kosakata bahasa Indonesia, pada beberapa kasus bunyi /r/ menjadi /l/ atau hilang, dan bunyi /t/ menjadi /k/.[6]

  • pergi → pigi — kehilangan bunyi r
  • lihat → liak — perubahan bunyi t menjadi k
  • kerja → keja — kehilangan bunyi r
  • contoh → conto — kehilangan bunyi h

Kosakata bahasa Jawa

  • dhéwé [ɖewe] → dhèwèk [ɖɛwɛk] (sendiri) — penambahan bunyi k, bunyi é [e] menjadi è [ɛ]
  • ya apa [jɔ.ɔpɔ] → ya apa [ja.apa] (bagaimana) — bunyi o [ɔ] menjadi a
  • isa [isɔ] → isa [isa] (bisa) — bunyi o [ɔ] menjadi a

Afiksasi

Salah satu ciri paling kental dari bahasa Pasar Atom adalah penggunaan imbuhan bahasa Jawa untuk kosakata bahasa Indonesia. Sedikit di antaranya:

Akhiran -é

  • Rumah + é → rumaé — huruf h luluh
  • Orang + é → orangé
  • Temen + é → temené

Akhiran -a

Dalam bahasa Jawa akhiran -a dibaca o. Meskipun demikian, tulisan berbahasa Pasar Atom biasanya tidak patuh pada kaidah penulisan baku bahasa Jawa sehingga tetap menggunakan huruf o.

  • Beli + o → belio
  • Pigi + o → pigio
  • Sini + o → sinio

Akhiran -en

  • Makan + en → makanen
  • Ambil + en → ambilen
  • Jual + en → jualen

Contoh

Beberapa contoh bahasa Pasar Atom:

  • Langganan lo, Ce, mosok ga dipotong blas, potong ceban lagi la.
    • Pembagian bahasa: Langganan lo (id), Ce (zh), mosok (jv) ga (id) dipotong (id) blas (jv), potong (id) ceban (zh) lagi la (id).
    • Arti: Langganan lo, Ce, masa tidak dipotong sama sekali, potong sepuluh ribu lagi lah.
  • Tak tunggu ndek sana, ya!
    • Pembagian bahasa: Tak (jv) tunggu (id) ndek (jv) sana (id), ya (id)!
    • Arti: Aku tunggu di sana, ya!
  • Tadi ketemu koko ndek mana?
    • Pembagian bahasa: Tadi (id) ketemu (id) koko (zh) ndek (jv) mana (id)?
    • Arti: Tadi ketemu Koko di mana?

Dalam budaya populer

Brandon De Angelo, seorang penari dan pemeran asal Surabaya, sering memperagakan bagaimana orang Tionghoa Surabaya menggunakan bahasa Pasar Atom melalui akun TikTok-nya. Tak jarang video-video hiburan ini menjadi viral dan turut memperkenalkan bahasa khas Tionghoa Surabaya ke masyarakat luas.[7]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Dialek Unik Tionghoa Surabaya yang Bisa Bikin Anda Senyum-senyum Sendiri!" Redaksi, Tim (2016-02-08). "Dialek Unik Tionghoa Surabaya yang Bisa Bikin Anda Senyum-senyum Sendiri!". JPNN.com. Diakses tanggal 2019-05-30.{{cite news}}: |last= memiliki nama generik
  2. ↑ Rokhmad, Arif. 2016. Dialek Pemuda Muslim Tionghoa dalam Interaksi Sosial (Studi Deskriptif Kualitatif di Komunitas Muslim Tionghoa di Kota Surabaya). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. PDF
  3. 1 2 Sari, Eka Novita. "Pemakaian Bahasa oleh Etnis Tionghoa di Surabaya: Suatu Kajian Fonologi dan Morfologi" Skriptorium, Vol. 2, No. 2. PDF
  4. ↑ "Pasar Atom: dari parkir VIP sampai kolam renang". Ayorek!. 2013-06-28. Diakses tanggal 2019-05-30.
  5. ↑ "Mau Tau Asal-usul dan Sejarah Dialek Unik Tionghoa Surabaya? Masuk Sini!" Redaksi, Tim (2016-02-08). "Mau Tau Asal-usul dan Sejarah Dialek Unik Tionghoa Surabaya? Masuk Sini!". JPNN.com. Diakses tanggal 2019-05-30.{{cite news}}: |last= memiliki nama generik
  6. ↑ Sn, Soenano. "VARIETAS BAHASA MASYARAKAT CINA DI SURABAYA (KAJIAN BAHASA ANTARETNIK)" (dalam bahasa Inggris).{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  7. ↑ Ayuningtyas, Novita (2021-04-26). Fahrudin, Nanang (ed.). "Kembali Viral, Ini 6 Video TikTok Kocak Brandon IMB yang Jadi Sorotan". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-10-20.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan