Selasa, 20 Oktober 2026
04:51 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Bahasa Daylam

suatu bahasa Iran yang telah punah

Bagikan:
Extinct Iranian language of northern IranTemplat:SHORTDESC:Extinct Iranian language of northern Iran
Artikel ini bukan mengenai bahasa Gilaki Deylami, sebuah dialek bahasa Gilaki.
Bahasa Daylam
ديلمی
Dituturkan diIran
WilayahPesisir selatan Laut Kaspia, Daylam
EtnisSuku Daylam
Era900–1300[1]
Abjad Arab-Persia
Kode bahasa
ISO 639-3Tidak ada (tidak ada)
GlottologTidak ada
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Daylam diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [2][3]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Daylam, juga disebut sebagai Daylami (bahasa Persia:دیلمی) adalah suatu bahasa Iran Barat Laut punah yang pernah dituturkan di Daylam, di sekitar pegunungan Gīlān, Iran bagian utara.

Parviz Natel Khanlari mencantumkan bahasa ini sebagai salah satu dialek Iran yang digunakan antara abad ke-9 dan ke-13. Istakhri, seorang ahli geografi Iran abad pertengahan, telah menulis tentang bahasa ini, seperti halnya Al-Muqaddasi, seorang ahli geografi Arab abad pertengahan, yang menyebutkan: "mereka memiliki bahasa yang tidak jelas dan mereka banyak menggunakan bunyi khe /x/."[1] Abū Esḥāq Ṣābī memiliki laporan serupa tentang orang-orang di dataran tinggi Deylam yang berbicara dengan bahasa yang berbeda.[4]

Menurut Wilfered Madelung, pada periode Islam awal. orang-orang Deylam menuturkan sebuah bahasa Iran barat laut. Salah satu ciri bahasa ini adalah adanya penambahan bunyi ī di antara konsonan dan ā (Lāhījān=Līāhījān, Amīrkā=Amīrkīā).[5]

Referensi

  1. 1 2 Mehdi Marashi, Mohammad Ali Jazayery, Persian studies in North America: studies in honor of Mohammad Ali Jazayery, Ibex Publishers, Inc., 1994, ISBN 0-936347-35-X, 9780936347356, p. 269
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ Wilferd Madelung. Abū Isḥāq al-Ṣābī on the Alids of Tabaristān and Gīlān. Journal of Near Eastern Studies, Vol. 26, No. 1 (Jan., 1967), pp. 17-57, University of Chicago Press
  5. ↑ Wilferd Maelung, Deylamites Encyclopedia Iranica Diarsipkan 2009-05-31 di Wayback Machine
(sejarah)
Timur
Pamir
Pashtun
Skithia
Barat
Barat Laut
Kaspia
Kurdi
Zaza–Gorani
Barat Daya
Persia
  • huruf miring menunjukkan bahasa mati.
  • Bahasa-bahasa dalam kurung adalah ragam atau dialek dari bahasa di sebelah kiri.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan