Sabtu, 07 November 2026
17:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Rumpun bahasa Chong

cabang Pearik dalam rumpun bahasa Austroasia

Bagikan:
Chong
Pearik Barat
Dituturkan diThailand dan Kamboja
EtnisSuku Chong[1]
Penutur
500 jiwa (2007)[1]
Tampilkan klasifikasi manual
Tampilkan klasifikasi otomatis
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3cog
Glottologchon1284
IETFcog
ELP
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Severely EndangeredChong diklasifikasikan sebagai bahasa terancam berat (SE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C7 ShiftingRumpun bahasa Chong dikategorikan sebagai C7 Shifting menurut SIL Ethnologue, artinya sebagian atau kebanyakan penutur mulai beralih menuturkan bahasa lain dalam kesehariannya atau bahasa ini telah tergeser oleh bahasa besar lainnya
Referensi: [2][3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Rumpun bahasa Chong adalah suatu rumpun bahasa yang merupakan cabang dari Pearik dalam lingkup rumpun bahasa Austroasia, sehingga cabang ini juga disebut sebagai rumpun bahasa Pearik Barat karena cabang satunya, bahasa Pear merupakan bahasa Pearik yang paling timur.[5] Bahasa-bahasa Chong di Thailand merupakan fokus pelestarian oleh pemerintah di Thailand.[6][7]

Bahasa Chong tidak memiliki bentuk aksara sendiri hingga tahun 2000, ketika para peneliti di Universitas Mahidol menggunakan versi sederhana dari aksara Thai baku untuk menciptakan sistem penulisan Chong, setelah itu materi pengajaran pertama dalam bahasa tersebut muncul.[6] Bahasa Chong di Thailand saat ini dianggap berada pada tahap 7 dalam Graded Intergenerational Disruption Scale (GIDS) oleh Joshua Fishman, di mana tahap 8 adalah yang paling dekat dengan kepunahan.[7]

Meskipun bahasa-bahasa Chong yang digunakan di Thailand telah dipelajari mulai akhir abad ke-20, bahasa Chong di Kamboja belum diteliti. David Bradley (2007) melaporkan tidak ada penutur yang tersisa.[1]

Penggolongan

Artikel utama: Rumpun bahasa Pearik

Hampir semua bahasa Pearik yang ada (kecuali Pear) disebut Chong, dan semuanya tidak membentuk satu bahasa tunggal. Chong yang sebenarnya terdiri dari sebagian besar bahasa yang oleh Sidwell (2009) menamainya sebagai "Chong Barat". Bahasa itu termasuk yang dituturkan di sekitar Provinsi Chanthaburi (sebagian besar di Distrik Khao Khitchakut bagian selatan dan Distrik Pong Nam Ron bagian barat).[8] di perbatasan Thailand–Kamboja. Bahasa itu tidak boleh disamakan dengan bahasa yang juga disebut "Chong" di Provinsi Trat di Thailand bagian timur, atau dengan "Kasong" Chong, yang keduanya digolongkan sebagai "Chong Tengah" bersama dengan Samre, dan oleh karena itu mungkin harus dianggap sebagai dialek dari Samre ketimbang Chong yang di Chanthaburi. Demikian pula, bahasa yang disebut "Chung" di Provinsi Kanchanaburi dan di Kamboja adalah dialek Sa'och, dan digolongkan sebagai "Chong Selatan" bersama dengan Suoi.

  • Chong[9]
    • Chong Selatan
      • Suoi (Pannetier ms., Baradat ms. 1941)
      • Saoch, dua dialek:
        • Chung Kamboja - (Isara Chooseri 2007), (Pannetier ms.)
        • Chung Thailand - (Isara Chooseri 2007)
    • Chong Barat
      • Chong Chantaburi (Baradat ms.)
        • Chong həəp (Martin 1974)
        • Khlong Phlu Chong (Siripen Ungsitibonporn 2001)
        • Chong lɔɔ (Martin 1974)
        • Wang Kraphrae Chong (Siripen Ungsitibonporn 2001)
        • Chong (Huffman 1983)
    • Chong Tengah
      • Samre Pursat
      • Samre (Pornsawan Ploykaew 2001)
      • Chong (Baradat ms.)
      • Kasong (Noppawan Thongkham 2003), dulu disebut Chong Trat (Pannetier ms., Isarangura 1935)
    • Chong Utara (atau Somray)

Isara Choosri (2002) mencantumkan dialek-dialek Chong berikut yang dituturkan di Provinsi Chanthaburi.[8]

  • Takhian Thong ตะเคียนทอง (Chong Utara): di Ban Khlong Phlu คลองพลู (letak paling utara); Ban Nam Khun, Ban Takhian Thong ตะเคียนทอง, Ban Cham Khloh. Ini adalah dialek paling utara; di masa lalu, penutur bahasa Chong menetap di utara hingga Ban Chankhlem จันทเขลม. Beberapa ribu pembicara. Sebelumnya dikelompokkan sebagai bagian dari dialek barat yang juga dikenal sebagai Chong lɔɔ.
  • Phluang พลวง (Chong Selatan): di Ban Krathing, Ban Thung Saphan, Ban Thung Ta-In, Ban Phang Kalaeng. Ratusan penutur. Sebelumnya dikelompokkan sebagai bagian dari dialek barat yang juga dikenal sebagai Chong lɔɔ.
  • Pong Nam Ron โป่งน้ำร้อน (Chong Timur): di Ban Wang Kraphrae. Tinggal beberapa lusin pembicara. Dialek Chong Timur juga dikenal sebagai Chong həəp.

Dialek-dialek Chong Tengah adalah,

  • Samre di Pursat
  • Samre (Pornsawan Ploykaew 2001)
  • Chong (Baradat ms.)
  • Kasong (Noppawan Thongkham 2003), dulu disebut "Chong di Trat" (Pannetier ms., Isarangura 1935)

Fonologi

Konsonan

Fonem konsonan Chong[10]
  Bibir Ronggi Lelangit Lelangit
Lunak
Celah
Suara
Sengau m n ɲ ŋ
Letup p  pʰ  b t  tʰ  d c  cʰ k  kʰ ʔ
Geser (f) s h
Getar r
Sisi l
Hampiran w j

Vokal

Fonem vokal Chong[10]
Depan Madya Belakang
Tinggi i,iː ɨ,ɨː u,uː
Setengah Tinggi e,eː ə,əː o,oː
Setengah Rendah ɛ,ɛː ɔ,ɔː
Rendah a,aː

Rujukan

Catatan kaki

  1. 1 2 3 Chong at Ethnologue (21st ed., 2018) Akses tertutup
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Rumpun bahasa Chong". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. ↑ Hammarström, Harald; Forke, Robert; Haspelmath, Martin; Bank, Sebastian, ed. (2020). "Chong of Chanthaburi". Glottolog 4.3.
  6. 1 2 Lim Li Min (Oktober 23, 2006). "Saving Thailand's Other Languages". International Herald Tribune. Diakses tanggal 2006-10-24.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 Premsrirat, Suwilai. "Chong Language Revitalization Project" (PDF). Mekong Watch. Mahidol University. Diakses tanggal 22 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Choosri, Isara. 2002. Mapping dialects of Chong in Chanthaburi province, Thailand: an application of Geographical Information System (GIS). M.A. dissertation, Mahidol University.
  9. ↑ Sidwell, Paul (2009). Classifying the Austroasiatic languages: history and state of the art. LINCOM studies in Asian linguistics, 76. Munich: Lincom Europa.
  10. 1 2 Premsrirat, Suwilai; Rojanakul, Nattamon (2015). Chong. Paul Sidwell and Mathias Jenny (eds.), The Handbook of Austroasiatic Languages: Leiden: Brill. hlm. 603–642.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)

Daftar pustaka

  • Isarangura, N. N. (1935). Vocubulary of Chawng words collected in Krat Province. [S.l: s.n.].
  • DiCanio, C.T. (2009) The Phonetics of Register in Takhian Thong Chong, Journal of the International. Phonetic Association, 39(2): 162–188
  • Huffman, Franklin E. (1985). "The phonology of Chong, a Mon-Khmer language of Thailand".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  • Premsrirat, Suwilai; Rojanakul, Nattamon (2015). Chong. In Paul Sidwell and Mathias Jenny (eds.), The Handbook of Austroasiatic Languages, 603-642. Leiden: Brill.
  • Suphanphaiboon, Surekha (1982). The Phonology of Chong (Takianthong, Makham District Chantaburi) (Tesis).
(rekonstruksi
induk
)
Bahnarik
Utara
Barat
Tengah
Selatan
Timur
Katuik
Barat
Katu
Vietik
Viet-Muong
Chut
Kri
Phong–Liha
Khmuik
Phay-Pram
Pearik
Chong
(Pearik
Barat)
Chong Tengah
Chong Selatan
Chong Utara
Khasik–
Palaungik
Khasik
Khasi-Pnar-Lyngngam
Palaungik
Barat
Timur
Angkuik
Waik
Bit-Khang
Lamet
Munda
Utara
Kherwarian
Mundarik
Santalik
Selatan
Sora-Gorum
Gutob-Remo
Nikobar
Chaura-Teresa
Tengah
Selatan
Asli
Jahaik (Utara)
Senoik (Tengah)
Semelaik (Selatan)
Khmerik
Monik
Mang–
Pakanik
Pakanik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan