Minggu, 20 September 2026
20:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Azariqah

denominasi Islam

Azariqah (bahasa Arab: أزارقة) adalah sekte Khawarij yang dibentuk di Basra pada tahun 680-an dan kemudian menyerang Muslim-Muslim lain di Irak dan Iran selatan. Sekte ini dimusnahkan pada tahun 698.

Sekte ini dinamai dari Nāfiʿ bin al-Azraq, seorang Khawarij yang awalnya mendukung Abdullah bin az-Zubair pada tahun 683 sampai-sampai ia pindah ke Mekkah. Namun, setelah menyadari bahwa mereka tidak sependapat, ia tak lagi mendukungnya. Ketika Ibnu az-Zubair pada tahun yang sama ingin mengangkat seorang gubernur di Basra, Ibnu al-Azraq dan anggota Khawarij lainnya melancarkan perlawanan.

Ibnu al-Azraq meninggal dalam pertempuran, tetapi para pendukungnya menolak menyerah. Mereka lalu mundur ke Provinsi Khuzestan, dan dari situ mereka menjarah daerah pedalaman Basra dan al-Ahwāz. Muslim yang menolak mengikuti mereka dibunuh, termasuk istri dan anak-anak mereka. Praktik ini disebut Istiʿrāḍ.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan