Jumat, 16 Oktober 2026
18:02 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Aye Ko

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Aye Ko
အေးကို
Pelaksana Tugas Presiden Republik Sosialis Uni Burma
Masa jabatan
12 Agustus 1988 –19 Agustus 1988
PendahuluSein Lwin
PenggantiMaung Maung
Wakil Presiden Republik Sosialis Uni Burma
Masa jabatan
Desember 1985 –12 Agustus 1988
PendahuluJabatan baru
PenggantiJabatan dihapus
Sekretaris Jenderal Partai Program Sosialis Burma
Masa jabatan
1981–1988
PendahuluSan Yu
PenggantiSein Lwin
Informasi pribadi
LahirAye Ko
(1921-09-19)19 September 1921
Kyonpyaw, Distrik Bassein, Burma Bawah, India Britania
Meninggal26 September 2006(2006-09-26) (umur 85)
Yangon, Myanmar
Partai politikBSPP
Pekerjaan
  • Perwira militer
  • politikus
Karier militer
PihakMyanmar Republik Sosialis Uni Burma
Dinas/cabangAngkatan Darat Burma
PangkatLetnan Jenderal
Pertempuran/perangPerang Dunia II
Pemberontakan 8888

Aye Ko (bahasa Burma:အေးကို; 19 September 1921 – 26 September 2006) adalah seorang politikus dan perwira militer Burma yang menjabat sebagai pelaksana tugas Presiden Burma selama satu minggu pada bulan Agustus 1988. Masa jabatannya berada di tengah gejolak Pemberontakan 8888.[1]

Karier Militer dan Politik

Aye Ko bergabung dengan tentara Burma pasca-kemerdekaan dan merupakan tokoh penting dalam struktur kekuasaan Ne Win. Ia mencapai pangkat Letnan Jenderal dan menjabat sebagai Wakil Panglima Angkatan Bersenjata.

Pada tahun 1981, ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Partai Program Sosialis Burma (BSPP), posisi kunci dalam sistem satu partai di Burma saat itu. Ia kemudian diangkat menjadi Wakil Presiden pada tahun 1985, sebuah jabatan yang diciptakan untuk memperkuat suksesi di bawah Ne Win.

Masa Kepemimpinan Singkat

Setelah pengunduran diri Sein Lwin yang kontroversial pada 12 Agustus 1988, Aye Ko mengambil alih kekuasaan sebagai pelaksana tugas presiden dan ketua partai secara interim. Selama masa jabatannya yang sangat singkat, ia menghadapi tekanan besar dari massa yang menuntut diakhirinya kekuasaan militer.

Masa jabatannya berakhir pada 19 Agustus 1988 ketika Dr. Maung Maung, satu-satunya tokoh sipil dalam kepemimpinan BSPP, diangkat menjadi presiden secara resmi sebagai upaya untuk meredakan kemarahan publik.[2]

Kematian

Aye Ko pensiun dari kehidupan politik setelah militer melakukan kudeta penuh pada September 1988. Ia meninggal dunia di Yangon pada September 2006 di usia 85 tahun.

Referensi

  1. ↑ "Myanmar (Burma): Heads of State: 1948-2024". Archontology.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 April 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Kyi, May Pyone. "The 1988 Uprising in Burma". Radio Free Asia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 April 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bibliografi

  • Taylor, Robert H. (2015). General Ne Win: A Political Biography.
  • Selth, Andrew. (2002). Burma's Armed Forces: Power Without Glory.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan