Senin, 21 September 2026
02:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Di Gerbang Keabadian

Di Gerbang Keabadian

Pria Tua Bersedih ('Di Gerbang Keabadian')
500px-Van_Gogh_-_Trauernder_alter_Mann.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1890
MediumMinyak di kanvas
Ukuran80 cm× 64 cm(31.5 in× 21.2 in)
LokasiMuseum Kröller-Müller (F702, JH1967) [1], Otterlo

Di Gerbang Keabadian (bahasa Belanda:Zittende man (het hoofd steunend op de vuisten) op de drempel van de eeuwigheid, "Pria duduk (dengan kepala berpangku tangan) di batas keabadian"; bahasa Inggris:Sorrowing Old Man (At Eternity's Gate), "Pria Tua Bersedih (Di Gerbang Keabadian)") adalah sebuah lukisan minyak karya Vincent van Gogh yang ia buat pada tahun 1890 di Saint-Rémy de Provence berdasarkan pada sebuah litografi awal.[2][3] Lukisan tersebut diselesaikan pada awal Mei pada saat kesehatannya pulih dan sekitar dua bulan sebelum kematiannya, yang umumnya dianggap sebagai bunuh diri.[4]

Pada catalogue raisonné tahun 1970, karya ini diberi judul Worn Out: At Eternity's Gate ("Lelah: Di Gerbang Keabadian).[5]

Referensi

  1. Sorrowing old man ('At Eternity's Gate'), Kröller-Müller Museum[pranala nonaktif permanen]
  2. "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-28. Diakses tanggal 2012-06-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  3. "To Theo van Gogh. The Hague, Sunday, 26 and Monday, 27 November 1882". Vincent van Gogh: The Letters. Van Gogh Museum.
  4. Hulsker, Jan (1986). The Complete Van Gogh: Paintings, Drawings, Sketches. Random House. hlm. 444. ISBN 0-517-44867-X.
  5. de la Faille, Jacob Baart (1970). The Works of Vincent van Gogh. Amsterdam: Meulenhoff. hlm. 274.

Daftar pustaka

Umum
Keluarga
Sahabat
Kumpulan karya
Lukisan
Karya lain
Koleksi umum
Pemeranan
Katalog
Wikimedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan