Jumat, 09 Oktober 2026
01:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Aryo Menak

Bagikan:

Aryo Menak adalah cerita yang mengisahkan legenda masyarakat Jawa Timur tentang seorang pemuda bernama Aryo Menak yang menikahi bidadari kahyangan bernama Tunjung Wulan, namun akibat kesalahan Aryo membuka tutup penanak nasi yang sedang dibuat isterinya, sang bidadari akhirnya kembali ke kahyangan setelah menemukan selendang miliknya yang disembunyikan Aryo. Karena sedih dan menyesal, sejak saat itu Aryo Menak bersumpah bahwa ia dan keturunannya tidak akan pernah lagi memakan nasi.[1]

Versi lain cerita Aryo Menak

Cerita rakyat Aryo Menak memiliki banyak persamaan dengan cerita Jaka Tarub dari Jawa Tengah, baik dari segi alur, tokoh dan latar cerita. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan dalam hal penyebaran dongeng-dongeng itu di masyarakat.[2]

Versi cerita Aryo Menak dan Jaka Tarub juga dikenal di Bali. Di Bali, Aryo Menak dikenal dengan sebutan Rajapala. Inti ceritanya sama-sama mengisahkan pertemuan antara manusia biasa dengan bidadari. Konsep ini dikenal dengan istilah jumbuhing kawulo gusti.[3]

Karya seni yang bersumber dari cerita Aryo Menak

Cerita Aryo Menak dan Jaka Tarub menjadi inspirasi para seniman. Pelukis Basoeki Abdullah, misalnya, melukiskan adegan Jaka Tarub yang sedang mengintip para bidadari yang sedang mandi. Lukisan tersebut adalah pesanan dari Presiden Soekarno, yang saat ini disimpan di Istana Bogor. Selain itu, cerita Jaka Tarub dilukis juga oleh Wiyadi. Berbeda dengan Basoeki Abdullah yang menggunakan gaya naturalis, Wiyadi menggunakan gaya tradisional berupa figur wayang beber panji.[4]

Catatan

  1. ↑ Nuralie, hlm. 65.
  2. ↑ Yanti, hlm. 72.
  3. ↑ "Mengenal Koleksi Benda Seni Kenegaraan (Bag-5)". Diakses tanggal 29 November 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Probosiwi, hlm. 2.

Referensi

  • Nuralie, Lia; Imaduddin, Iim. Cerita Rakyat Nusantara 34 Provinsi. Ruang Kata. ISBN 978-602-1576-91-5.
  • Yanti, Prima G.; Sukardi; Qura, Ummul. "Kajian Banding Struktur Cerita Bidadari Nusantara" (PDF). Jurnal Lemlit Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka: 63–72. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-12-01. Diakses tanggal 29 November 2017. {{cite journal}}: line feed karakter dalam |journal= pada posisi 27Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Legenda dan cerita rakyat Nusantara
Aceh
Sumatera Utara
Riau
Sumatera Barat
Kepulauan Riau
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Sulawesi Selatan
Papua
Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan