Minggu, 27 September 2026
10:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Arthur Harris

Arthur Harris

marsekal besar Britania Raya (1892–1984)

Sir
Arthur Harris
BtGCBOBEAFC
250px-Air_Chief_Marshal_Sir_Arthur_Harris.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Marsekal Besar Sir Arthur Travers Harris, 24 April 1944
Nama lahirArthur Travers Harris
JulukanBomber Harris
Lahir(1892-04-13)13 April 1892
Cheltenham, Gloucestershire, Inggris
Meninggal5 April 1984(1984-04-05) (umur 91)
Goring-on-Thames, Oxfordshire, Inggris
PengabdianBritania Raya
Dinas/cabangAngkatan Darat Britania
Resimen Rhodesia
PangkatMarsekal Besar
KesatuanAngkatan Udara Kerajaan
KomandanKomando Pengebom RAF (1942–1945)
Grup No. 5 RAF (1939–1940)
RAF Palestina dan Transyordania (1938–1939)
Grup No. 4 RAF (1937–1938)
RAF Pembroke Dock (1933)
Skuadron No. 210 RAF (1933)
Skuadron No. 58 RAF (1925–1927)
Skuadron No. 45 RAF (1922–1924)
Skuadron No. 31 RAF (1921–1922)
Skuadron No. 50 RAF (1918–1919)
Skuadron No. 44 RAF (1918)
Skuadron No. 191 RAF (1918)
Perang/pertempuranPerang Dunia I
Pemberontakan Arab di Palestina
Perang Dunia II
PenghargaanKnight Grand Cross of the Order of the Bath
Officer of the Order of the British Empire
Air Force Cross
Mentioned in Despatches (2)
Ordo Suvorov Kelas Ke-1 (Uni Soviet)
Distinguished Service Medal (Amerika Serikat)
Chief Commander of the Legion of Merit (Amerika Serikat)
Salib Agung Ordo Polonia Restituta (Polandia)
Salib Agung Ordo Salib Selatan (Brasil)
Grand Officer of the Legion of Honour (Prancis)
Croix de guerre (Prancis)

Marsekal Angkatan Udara Kerajaan Sir Arthur Travers Harris, Baronet ke-1, GCB,OBE,AFC (13 April 1892 – 5 April 1984), yang dikenal secara umum sebagai "Bomber" Harris oleh pers dan sering dipanggil "Butcher" atau "Butch" Harris di lingkungan RAF, adalah seorang Panglima Komando Tinggi Udara (AOC-in-C) Komando Pengebom RAF berkebangsaan Britania-Rhodesia pada puncak kampanye pengeboman strategis Anglo-Amerika terhadap Jerman Nazi dalam Perang Dunia II.[a]

Lahir di Gloucestershire, Harris beremigrasi ke Rhodesia pada tahun 1910 saat berusia 17 tahun. Ia bergabung dengan Resimen ke-1 Rhodesia pada saat pecahnya Perang Dunia I dan bertugas dalam pertempuran di Afrika Selatan serta Afrika Barat Daya. Pada tahun 1915, Harris kembali ke Inggris untuk bertempur di kancah Eropa. Ia bergabung dengan Royal Flying Corps, tempat ia bertugas hingga dibentuknya Angkatan Udara Kerajaan (RAF) pada tahun 1918. Harris tetap mengabdi di Angkatan Udara sepanjang dekade 1920-an dan 1930-an, bertugas di India, Mesopotamia, Persia, Mesir, Palestina, dan wilayah lainnya.

Pada saat pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1939, Harris mengambil alih komando Grup No. 5 RAF di Inggris dan pada Februari 1942 diangkat menjadi kepala Komando Pengebom. Ia memegang jabatan tersebut selama sisa masa perang. Pada tahun yang sama, Kabinet Britania menyetujui "pengeboman area" terhadap kota-kota Jerman. Harris diberi tugas untuk menjalankan kebijakan Churchill dan mendukung pengembangan taktik serta teknologi demi melaksanakan tugas tersebut secara lebih efektif. Harris membantu Kepala Staf Udara Britania, Marsekal Angkatan Udara Kerajaan Charles Portal, dalam melancarkan serangan-serangan Britania Raya yang paling merusak terhadap infrastruktur dan populasi Jerman, termasuk pengeboman Dresden. Perintah dari kabinet perang yang diterima Harris untuk berfokus pada pengeboman wilayah alih-alih penargetan presisi tetap menjadi kontroversi karena besarnya jumlah korban sipil, kehancuran infrastruktur sipil, serta kerusakan cagar budaya yang diakibatkan oleh strategi tersebut di Eropa daratan.

Setelah perang, Harris pindah ke Afrika Selatan, tempat ia mengelola South African Marine Corporation. Ia dianugerahi gelar baronet pada tahun 1953. Ia meninggal dunia di Inggris pada tahun 1984.

Catatan

  1. ↑ Julukan "Butcher" atau "Butch" yang diberikan oleh awak udara RAF kepada Harris tidak ditujukan sebagai pandangan atas moralitas kebijakan pengebomannya. Julukan tersebut merujuk pada sikapnya yang terkesan tidak acuh terhadap tingginya korban jiwa di kalangan awak udaranya. Angka kerugian tersebut sangat mengejutkan: seorang anggota awak pengebom Britania memiliki harapan hidup yang lebih pendek dibandingkan seorang prajurit infanteri di parit pertahanan Perang Dunia Pertama.[1]

Referensi

  1. ↑ Havers 2003, hlm. 69. Lihat pula ulasan Ben Macintyre atas buku karya Richard Overy, The Bombers and the Bombed: Allied Air War Over Europe, 1940–1945 (2014), dalam The New York Times Book Review, 23 Maret 2014, hlm. 16.

Sumber

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Arthur Travers Harris.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Arthur Travers Harris.
Flag of Britania RayaBiography icon

Artikel bertopik biografi Britania Raya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan