Senin, 21 September 2026
02:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Arketipe

konsep dalam psikologi, sastra, dan filosofi

Arketipe adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan watak dan pola perilaku karakter di dalam literatur dan karya sastra, arketipe ini mewakili sifat yang universal.[1]

Konsep

Arketipe adalah simbol atau istilah atau pola perilaku yang dipahami secara universal, sebuah prototipe yang ditiru, dijadikan pola, atau ditiru oleh orang lain. Arketipe sering digunakan dalam mitos dan cerita lintas budaya.[2]

Konsep Arketipe ditemukan di daerah yang berkaitan dengan perilaku, teori psikologi modern, dan analisis sastra. Arketip bisa merupakan:

  1. pernyataan, pola perilaku, atau prototip di mana laporan, pola perilaku, dan benda-benda lainnya merupakan salinan atau tiruan;
  2. ide filosofis Plato yang mengacu pada bentuk-bentuk murni yang mewujudkan karakteristik mendasar dari suatu hal;
  3. ide warisan kolektif, pola pikir, gambar, dan lainnya secara tidak sadar yang secara universal hadir dalam jiwa individu, seperti dalam psikologi Jung;
  4. atau simbol atau motif yang terus-menerus berulang dalam literatur, lukisan, atau mitologi (penggunaan istilah ini seimbang antara antropologi komparatif dan teori arketip Jung).

Dalam arti mula-mula, banyak istilah yang lebih informal yang sering digunakan sebagai pengganti, seperti contoh standar atau contoh dasar, dan bentuk panjang contoh arketip juga ditemukan. Dalam matematika, arketip juga sering disebut contoh kanonik.

Lihat pula

Referensi

  1. "24 Character Archetypes: Definitions and Examples – The Novel Factory". www.novel-software.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2025-12-01. Diakses tanggal 2026-05-11.
  2. Andalas, Eggy Fajar; Sugiarti, Sugiarti (2021-10-31). "Arketipe peran Ibu dalam cerita rakyat nusantara dan kontribusinya terhadap terapi lintas budaya". Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. 5 (2): 152–172. doi:10.22219/satwika.v5i2.18019. ISSN 2580-443X.


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan