Senin, 21 September 2026
05:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ungu Tirus

Ungu Tirus

senyawa kimia

Ungu Tirus
 
About these coordinates     Koordinat warna
Triplet hex#66023C
sRGBB    (r, g, b)(102, 2, 60)
CMYKH   (c, m, y, k)(45, 100, 47, 42)
HSV       (h, s, v)(325°, 98%, 40[1]%)
Sumber"Tyrian purple".
B: Dinormalkan ke [0–255] (bita)
H: Dinormalkan ke [0–100] (ratusan)
250px-Haustellum_brandaris_000.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua buah cangkang Bolinus brandaris, siput yang dapat menghasilkan ungu tirus.

Ungu Tirus (bahasa Yunani, πορφύρα, porphyra, bahasa Latin:purpura; bahasa Inggris:Tyrian purple), juga dikenal sebagai ungu kerajaan, ungu ningrat, atau warna kerajaan. adalah pewarna alami ungu-merah yang diekstrak dari siput laut terutama spesies Bolinus brandaris. Ungu tirus kemungkinan pertama kali ditemukan oleh bangsa Fenisia kuno. Ungu tirus tidak memudar seiring waktu, malah semakin terang dan indah dengan adanya pelapukan dan sinar matahari. Karena itulah ungu tirus menjadi sangat berharga dan mahal pada masa kuno.

250px-Tyrian-Purple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur kimia 6,6′-dibromoindigo, komponen utama pewarna Ungu tirus
250px-Tyrian-Purple-from-xtal-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model molekul (space-filling model) 6,6′-dibromoindigo, berdasarkan struktur kristal.

Tradisi Yahudi

Dalam bahasa Ibrani yang dipakai pada Tanakh (Alkitab Ibrani), bahan pewarna yang diperoleh dari Bolinus brandaris dikenal sebagai argaman (ארגמן). Ada jenis pewarna lain yang diperoleh dari siput laut yang masih sekerabat, yaitu Hexaplex trunculus, menghasilkan warna biru keunguan yang disebut tekelet (תְּכֵלֶת), yang dipakai dalam pakaian untuk sembahyang.[2]

Lihat pula

Referensi

  1. "Color Conversion Tool set to colour #66023C (Tyrian purple)". Forret.
  2. O. Elsner, "Solution of the enigmas of dyeing with Tyrian purple and the Biblical tekhelet", Dyes in history and Archaeology 10 (1992) p 14f.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan