Minggu, 27 September 2026
00:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Ardi HS

Ardi HS (lahir di Karawang, 27 Maret 1898 - meninggal di Jakarta, 17 Desember 1985) adalah pemeran asal Indonesia. Debut kariernya dimulai dengan ikut membintangi film Boenga Sembodja yang tayang pada tahun 1942. Perjalan kariernya tak hanya sampai disitu, sebelumnya ia pernah menjadi penari di rombongan Dardanela.[1][2] Lulus dari Sekolah Rakyat (SR) tahun 1916. Sebelum terjun ke dunia panggung antara tahun 1920-1924, ia bekerja sebagai mandoor gerobak di Stasiun Cikampek sambil berjualan es.[3]

Ardi HS
Lahir
Ardi H. Saleh

(1898-03-12)12 Maret 1898
Meninggal17 Desember 1985(1985-12-17) (umur 87)
PekerjaanAktor
Masa aktif1926-1985

Biografi

Ardi H. Saleh lahir pada 12 Maret 1898 di Karawang, Jawa Barat. Antara tahun 1920-1924 Ardi bekerja sebagai Wagen mandoor di stasiun Cikampek sambil berdagang es di tempat yang sama.

Pada tahun 1926 ia mulai tampil sebagai pemain gitar, pada tahun 1928 ia menjadi anggota paduan suara, penari pria di rombongan teater Dardánella. Kemudian ia berpindah dari satu grup ke grup teater lainnya, sehingga statusnya berubah menjadi pemain. Anclum ke dunia film adalah pada tahun 1940, tapi tidak lama. Pada masa pendudukan dan revolusi Jepang, ia kembali ke panggung.

Setelah tahun 1950, ia mendapat kesempatan bermain di depan kamera. Dikenal sebagai seniman Tangkiwood yang tinggal di komplek khusus seniman yang tinggal jauh dari kemewahan di Jakarta Pusat. Ia pernah bermain dalam film Srigala Item (1941), Sampah (1955), Pejuang (1960), Bakti (1963), dan Koboy Ngungsi (1975). Di usia senjanya, ia masih aktif di dunia perfilman, sebagai orang tua di teater, orang yang berkulit terang, orang pikun yang berbicara dengan logat Sunda.

Ardi pernah mengunjungi rumah kediaman artis film yang juga salah satu dari kumpulan Dardanella, Fifi Young pada 1975. “Saya mengenal Fifi ketika berusa 14 tahun," Ujarnya. Ardi meledak dalam tangisan, dengan terisak-isak ia pun menceritakan: “Rasanya terlalu berat untuk berpisah. Sebab hidup saya selalu dibantu olehnya. Saya selalu ditegur bilamana tidak masuk masjid pada hari Jum’at. Keluarga Fifi sering menolong saya. Bahkan ketika istri saya meninggal 7 Desember lalu, dialah yang selalu membantu saya.” “Memang banyak pula rekan-rekan lain membantu tetapi sebagian besar hanya Fifi lah yang memperhatikan saya. Perginya Fifi, kini timbul pertanyaan, sama siapa saya akan berlindung?”. Suara Ardi tidak jelas tertelan oleh isakan suara tangisnya. “Budinya tidak bisa terlupakan,” ujarnya, dan duduk bersila menyender dinding berhadapan dengan dinding yang terbuat dari kain putih menutupi jenazah di ruang depan rumah Fifi.

Ardi meninggal di usia 87 tahun pada 17 Desember 1985 di Jakarta.

Filmografi

Film

Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1941 Srigala Item
1942 Boenga Sembodja
1954 Bakar Tak Berapi
Burung Merpati
Dewi dan Pemilihan Umum
Tengah Malam
1955 Dinamika
Genangan Air Mata
1956 Peristiwa Surabaja Gubeng
Bertjerai Kasih
1959 Momon
1963 Bakti
1971 Pendekar Sumur Tudjuh
1972 Samtidar
Benyamin Biang Kerok
1973 Napsu Gila Baron
Biang Kerok Beruntung
Cinta Pertama
1975 Kenapa Kau Pergi
Penghuni Bangunan Tua
Benyamin Koboi Ngungsi
1976 Ateng, The Godfather
Ateng Sok Tau Ardi
1977 Selimut Cinta
Seharum Hati Ibu
1981 Orang-Orang Sinting
Puteri Seorang Jenderal
1982 Setan Kredit

Referensi

  1. ↑ "IdFilmCenter". www.indonesianfilmcenter.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-08-21.
  2. ↑ "Ardi HS". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 2024-08-21.
  3. ↑ Rosidi, Ajip; Pustaka Jaya (Firm), ed. (2000). Ensiklopedi Sunda: alam, manusia, dan budaya, termasuk budaya Cirebon dan Betawi (Edisi Cet. 1). Jakarta: Pustaka Jaya. ISBN 978-979-419-259-7.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan